Ponpes Pertama di Desa Suka Pindah Diresmikan

0
140
Bupati Banyuasin H Askolani saat meresmikan Pembangunan Pondok Pesantren An-Nur yang berada di Desa Suka Pindah Kecamatan Rambutan

RADAR PALEMBANG –   Pembangunan Pondok Pesantren An-Nur yang berada di Desa Suka Pindah Kecamatan Rambutan telah rampung. Bupati Banyuasin H  Askolaniberkesempatan meresmikan secara langsung bangunan yang terdiri dari empat ruangan ini, kemarin.

Bangunan yang diresmikan ini terdiri dari 1 ruang kelas, 1 ruang kantor, 1 mushola dan 1 ruang asrama. Sementara, untuk pembangunan Masjid dan asrama tahap kedua sedang dalam proses pembangunan. Bupati Askolani juga berkesempatan untuk melakukan peletakan batu pertama.

Pondok Pesantren An-Nur adalah hasil wakaf dari Alm H. Muhammad Nurdin Ishak dan Hj Ningyu. Program unggulannya adalah Tahfizul Quran atau menghapal Alquran, kedua mempelajari kitab-kitab kuning, selain memadukan program kemahiran santri juga dituntut untuk bisa berbahasa asing terutama bahasa Arab dan Inggris. Bagi calon santri yang hafal Quran minimal 1 Juz dan berprestasi akan mendapatkan infaq pembangunan secara gratis.

“Mudah-mudahan Pesantren An-Nur menjadi cahaya yang menerangi tidak hanya di Desa Suka Pindah namun untuk seluruh Kabupaten Banyuasin, sejalan dengan program Bupati banyuasin yaitu Banyuasin Religius,” Ungkap Pimpinan/Mudir Pesantren An-Nur Iwan Rismansyah, Lc Al-Hafidz.

Dalam sambutannya tokoh masyarakat Suka Pindah Ledy Resdianto, menyampaikan Masyarakat Desa Suka Pindah sangat mengharapkan sekali berdirinya pesantren ini, karena kekhawatiran mereka terhadap generasi muda yang makin banyak rusak moralnya. “Dengan berdirinya Pesantren An-Nur diharapkan dapat memberikan dampak pada muda-mudi di daerah Suka Pindah sehingga dapat menjadi muda-mudi yang islami,” harapnya.

Di kegiatan yang sama Ketua DPRD Banyuasin, Irian Setiawan juga menyampaikan pesan kepada semua yang hadir betapa perlunya keikhlasan dalam sedekah. Disampaikannya sedekah bukan menunggu saat kita kelebihan harta namun sedekah yang baik itu adalah sedekah disaat kita dalam kesulitan. “Sedekah juga bukan hanya tentang materi bisa saja karena kehadiran kita disini untuk mensukseskan acara ini bernilai sedekah dimata Allah SWT” lanjutnya. Irian Setiawan sendiri memberikan bantuan sebanyak 100 sak semen untuk kelanjutan pembangunan pesantren An-Nur.

Sementara itu, Bupati Banyuasin Askolani menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Banyuasin sangat mendukung dengan pendirian Pondok Pesantren An-Nur. “Pembangunan Pondok Pesantren An-Nur ini juga mencakup dua program Banyuasin Bangkit yang ditopangnya yaitu Banyuasin Cerdas yang Banyuasin Religius,” ujarnya.

Askolani juga memberikan apresiasi kepada pihak-pihak terkait pembanguan Pondok Pesantren An-Nur ini. “Pembangunan pondok Pesantren An-Nur sampai saat ini belum menggunakan dana APBD sama sekali, belum ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten dan Anggota Dewan tapi sudah berdiri sangat megah dan refresentatif.” (tri)

LEAVE A REPLY