Polres Lahat Ambil Alih Kasus Longsor

0
197
Aparat kepolisian  saat meninjau TKP longsor galian batu di Dusun Kerinjing.  

RADAR PALEMBANG  – Tempat kejadian perkara (TKP) longsor galian batu, disebut masuk wilayah Kabupaten Lahat. Karenanya, kasus hukum yang menyebabkan dua warga Dusun Kerinjing meninggal ini, dilimpahkan ke Polres Lahat.

Kapolres Pagaralam AKBP Tri Saksono Puspo Aji melalui Kapolsek Dempo Utara Iptu Wempi A Kayadu mengatakan, TKP masuk wilayah Pulau Panas Kecamatan Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat. Kawasan ini sebenarnya masuk Talang Ayek Baghu, belum masuk Talang Sakuat.

“Tapal batas antara Pagaralam dan Lahat sudah kita cek,” ucapnya saat dihubungi kemarin seraya mengatakan jajaran Polres kemarin turut menemani tim unit pidana khusus (Pidsus) dari Polres Lahat bersama Dinas Pertambangan Kabupaten Lahat mengecek TKP. Pengecekan ini turut didampingi pihak Kecamatan Dempo Utara.

Karena wilayah Lahat lanjut Wempi, maka kasus hukumnya diambil alih Polres Lahat. Meskipun korban berasal dari wilayah Pagaralam. “Lidik dan sidik masalah ini ditangani Polres Lahat,” ucapnya sembari menambahkan, aparat Polres Pagaralam ikut membackup.

Diberitakan sebelumnya, dua warga Dusun Kerinjing Kelurahan Agung Lawangan Kecamatan Dempo Utara tewas tertimpa longsor saat menggali batu. Satu lagi kritis dan dilarikan ke RSD Besemah.

Peristiwa pilu bencana tanah longsor, yang menelan 2 korban jiwa meninggal dan 1 luka berat (Luber), di Talang Sakuat Kecamatan Dempo Utara, turut mengundang perhatian Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni.

“Kita minta masyarakat, untuk selalu memperhatikan keselamatan kerja. Dan kita juga akan minta Ketua RW, Ketua RT dan Lurah untuk memantau aktivitas warga, yang masuk ke dalam kategori berbahaya,” imbuhnya. (edi)

 

LEAVE A REPLY