PNSB Peduli Sesama

0
245

+  Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kertapati

RADAR PALEMBANG, Payuban Nusantara Sumsel Bersatu (PNSB) Dibawah komando H. Syahrial Oesman, Sabtu (20/7) mendatangi lokasi kebakaran di Lorong Santai Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati.

Bersama Rombongan Ketua PNSB Sumsel H. Syarhrial Oesman memberikan bantuan dan langsung meninjau keadaan masyarakat yang tertimpa musibah.

“Semua yang terjadi merupakan kehendak Allah SWT, mungkin akan ini cobaan untuk kita semua,”ucap mantan Gubernur Sumsel kepada masyarakat di Lorong Santai RT 28 Kelurahan Ogan Baru.

Bantuan yang dibawa  ungkap SO, merupakan bantuan swadaya dari paguyuban – paguyuban di Sumsel yang tergabung dalam PNSB.

“Jangan dilihat dari berapa banyak bantuan, tapi lihatlah niat tulusnya,”jelasnya.

Senada Ketua Harian PNSB Sumsel, H Heriyanto bahwa bantuan ini murni dari anggota paguyuban yang berada di Sumsel, mulai dari Aceh hingga Papua.

“Kita hari ini juga, dalam rangka menjaga kerukunan umat beragama, dab menjalankan fungsi sosial keagamaan yang mencangkup 6 Agama Islam,Kristen Katolik, Protestan, Hindu, Budha dan Konghucu,”jelasnya.

“119 Paket bantuan kita berikan untuk membantu korban kebakaran,semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban mereka,”sambungnya.

Mendapat laporan bahwa ada korban kebakaran yang tengah hami besar, pengurus PNSB memberikan bantuan melahirkan.

“Tolong Pak Lurah dua warga yang sebentar lagi melahirkan di bawa ke klinik Budi Indah, dan untuk biaya kita tanggung,”terang Heriyanto yang juga pembina  Persatuan Islam Tionghoa (PITI)  Sumsel  ini.

Mendapat bantuan biaya Desti (29) warga RT 28 yang menjadi korban kebakaran merasa senang dan bahagia.

“Alhamdulilah Pak, biaya melahirkan saya ditanggu PNSB. Semoga Allah yang bisa membalasnya,”ucap Desti.

Sementara itu, Lurah Ogan Baru Kecamatan Kertapati Edi Alfian SH, menyambut baik setiap kedatangan bantuan.

“Kami atas nama korban dari 2 RT mengucapkan terima kasih penghargaan sebesar-besar atas bantuan yang disalurkan untuk 137 KK korban terdampak kebakaran. Untuk makan pagi siang malam dari dapur umum. Di sini ada 113 rumah yang terbakar tediri 137 KK, atau 548 jiwa,”jelasnya. .(sep/rel)

LEAVE A REPLY