Pilah Sampah Jadi Tabungan Emas, Gubernur Sumsel Apresiasi Kerja Pegadaian

0
542

RADAR PALEMBANG – Mengusung program Menuju Indonesia Bersih, PT Pegadaian (persero)  menggelar kegiatan bersih bersih dengan tema Gold for Work bertempat di Benteng Kuto Besak (BKB),  Sabtu (6/4)

Kegiatan yang serentak dilakukan di 12 kota besar di Indonesia, termasuk Palembang ini, melibatkan 6000 orang. Untuk wilayah Palembang sendiri, dihadiri sekitar 700 orang yang sangat antusias mengikuti kegiatan ini.

Peserta yang terlibat dalam kegiatan Gold for Work ini otomatis akan mendapatkan tabungan emas dan untuk kegiatan ini, Pegadaian mendapat apresiasi masuk dalam Lembaga Prestasi Indonesia Dunia ( LEPRID).

Turut hadir dalam acara ini Gubernur Sumsel, Herman Deru, Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesra Pemprov Sumsel, Ahmad Nadjib, serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani.

Gubernur Sumsel, Herman Deru menilai kegiatan yang telah dilakukan Pegadaian menggugah semua orang, dimana pegadaian menginspirasi masyarakat  untuk cinta kebersihan dan lingkungan. Pegadaian juga mempunyai Bank Sampah dan memberikan imbalan kepada nasabah bank sampah ini berupa tabungan emas.“Saya sebagai gubernur mengapresiasi kerja pegadaian, bukan hanya melayani UMKM dalam aspek ekonomi saja, tapi juga melayani masyarakat dalam aspek kebersihan,” ujarnya.

Pemimpin Wilayah III PT Pegadaian (persero) Palembang, Eka Pebriansyah mengatakan, kegiatan Gold for Work ini intinya bekerja untuk emas, artinya kita bekerja membersihkan lingkungan, secara sosial lingkungan jadi bersih kemudian hasil kerjanya diwujudkan dalam bentuk  tabungan emas.“Kenapa tabungan emas, karena emas tahan terhadap inflasi, jadi untuk investasi masa depan, emas adalah pilihan yang paling tepat,” jelasnya.

Diakui Eka, untuk saat ini, Pegadaian mempunyai banyak nasabah tabungan emas.“Untuk kegiatan ini saja kita melibatkan 700 penduduk yang mana tadi berangkat dari empat titik membersihkan sampah, kemudian sampah dikumpulkan di mobil mobil penampung dan mereka mendapatkan tabungan emas. Ke depannya tabungan ini bisa mereka isi sendiri,” bebernya.

“Diharapkan ke depannya masyarakat lebih care dengan kebersihan, jadi sampah sampah yang mungkin dibuang di jalan, sungai dan lainnya. kita inginnya sampah ini bisa dikumpulkan dan bisa menjadi pendapatan masyarakat,” ditambahkan Eka

Mengenai program Gold for Work ini, Eka memastikan akan terus berlanjut.“Kita sudah ada bank sampah di daerah Talang Kelapa, masyarakat tinggal mengumpulkan sampahnya kesana, nanti disana akan dipilah, mana sampah organik dan non organik, nanti ditimbang ada nilainya. Nilai ini akan masuk ke tabungan mas nasabah tadi. Jadi  ada dua yang ingin kita capai adalah lingkungan menjadi bersih dan membantu perekonomian masyarakat,” tutupnya (hen)

LEAVE A REPLY