Pewaris Tahta Wings Group Meninggal

0
561

 

RADAR PALEMBANG – Konglomerat Harjo Sutanto, pendiri Wings Group sedang berduka. Putrinya, Silvana, co-owner Wings Group, menjadi korban dalam kebakaran pondok tempatnya menginap di pulau Kodiak Lodge, Alaska saat berlibur bersama keluarga.

Silvana adalah direktur lima perusahaan kesehatan dan investasi di Singapura termasuk United Wealth Industries, The Inspiration Shop and Universal Wellbeing. Saat putrinya berlibur ke Alaska, Sutanto di Belmont Read Singapura. Dia pun sudah mendapat kabar peristiwa tersebut. Di rumah itu, Sutanto ditemani dua pembantu rumah tangganya. “Beliau kondisinya baik, tetapi menolak untuk berkomentar lebih lanjut tentang musibah ini,” kata Ata, pembantu yang sudah bersama Sutanto 30 tahun lebih ini seperti mengutip The Straits Times.

Sutanto membangun keluarga yang low profile bersama istrinya, Lilian Yenny. Sutanto memiliki empat anak Hanny, Silviana, Handoyo dan Yenny Sutanto yang memiliki darah bisnis seperti Sutanto.

Harjo Sutanto dalam dunia bisnis dikenal sangat ulet dan tahan banting menghadapi segala pasang-surut mengenalkan sabun mandiri door to door pada tahun 1948. Sutanto mengawali bisnis bersama kerabatnya, John F Katuari dengan mendirikan FA Wings yang berbasis di Surabaya.

Saat ini, bisnisnya sudah menggurita dengan berbagai produk keperluan rumah tangga, mulai dari makanan istan, produk sanitasi maupun produk pembersih lantai. Bahkan saat ini sudah masuk bidang industri kimia bisnis perbankan, agro, industri kimia, kemasan, real estate maupun bahan bangunan. Daftar kekayaannya pun membuat dia masuk daftar orang terkaya Indonesia.

Pria yang lahir tahun 1926 ini, menempati peringkat 31 dalam daftar orang terkaya Indonesia dengan kekayaan USD970 juta. Peringkat ini naik dibanding 2014 yang berada di posisi 33. (rok)

 

LEAVE A REPLY