Petani Berjibaku Padamkan Api

0
176

Kebakaran Lahat Meluas di PALI

RADAR PALEMBANG – Dalam sepekan terakhir ini, kebakaran lahan di wilayah Bumi Serepat Serasan terus meluas. Titik api kian hari semakin bertambah meskipun petugas dari tim terpadu penanggulangan Karhutlah yang dipimpin langsung kepala BPBD PALI  berjibaku tanpa henti menaklukkan api.

Kejadian itu membuat panik petani karet yang kebunnya terancam terbakar lantaran api terus merambat menghanguskan apa yang dilewatinya.  Seperti yang dialami ratusan petani di Desa Pengabuan Kecamatan Abab. Hampir seluruh petani turun ke kebunnya masing-masing untuk menjaga api agar tidak menjalar ke lahannya.  Bahkan dari sejumlah petani ada yang sudah dua hari menginap di kebunnya karena khawatir kebun yang menjadi sumber penghidupannya terbakar.

“Sudah dua hari kami buat sekat disekeliling kebun agar api tidak menjalar, sebab sudah banyak kebun milik petani lain hangus terbakar akibat api belum kunjung padam sejak tiga hari lalu,” terang Sakri, salah satu petani asal Desa Pengabuan, Minggu (15/9).

Sementara itu, Junaidi Anuar, Kepala BPBD PALI mengakui bahwa pihaknya cukup kewalahan akibat kejadian kebakaran lahan kali ini. Sebab dengan banyaknya titik api sementara peralatan dan personil terbatas, ditambah sumber mata air minim juga kondisi di lapangan cukup kering membuat api sulit dipadamkan.

“Lokasi kebakaran di Desa Pengabuan susah dijangkau oleh armada kita juga kondisi lahan semi gambut, lahan yang terbakar terus bertambah dan saat ini kami masih berupaya melakukan pemadaman disekitar sumur 46. Meski demikian kami bertekad akan terus membantu warga dan pantang pulang sebelum api padam,” tekadnya.

Dan untuk pemadaman, dikatakan Junaidi, tim terpadu Karhutlah dibagi beberapa tempat. “Pada Sabtu saja, terpantau ada 17 titik api tersebar di lima kecamatan. Dan untuk saat ini memang kebakaran di PALI luar biasa, namun kita tetap berupaya medamamkan oleh personel BPBD dan tim terpadu Karhutlah kabupaten dan belum meminta bantuan dari provinsi, sebab diketahui juga bahwa BPBD provinsi tengah fokus memadamkan api di OI dan MUBA,” tukasnya.

Dijelaskan Junaidi bahwa untuk titik api di Pengabuan sudah menurun, tetapi BPBD dan tim terpadu Karhutlah tetap bersiaga memantau di lokasi. “Kita akan lanjutkan pemadaman di Danau Burung Kecamatan Penukal Utara, sebab di daerah itu api belum kunjung padam,” jelasnya. (whr)

 

LEAVE A REPLY