Pertamina MOR II Buka Puasa Bersama 250 Anak Yatim

0
449

RADAR PALEMBANG, Rutinitas tiap tahun saat momen Ramadan, Pertamina mengajak anak-anak yatim untuk menikmati makna Ramadan. Secara nasional, PT Pertamina (Persero) berbuka bersama dengan 5.900 orang anak yatim, namun di Pertamina MOR II Sumbagsel mengajak sebanyak 250 orang anak yatim.

General Manager PT Pertamina MOR II Sumbagsel, Herman M Zaini mengatakan, kegiatan Ramadan berbagi dan bersedekah merupakan rutinitas yang digelar oleh Pertamina setiap tahunnya. Ada sejumlah bantuan yang diberikan, seperti uang santunan, paket berisi alat ibadah dan paket berisi perlengkapan sekolah.

“Untuk di Palembang, kita mengajak anak-anak yatim dari 8 panti asuhan di Palembang,” cetusnya.

Buka bersama anak yatim itu digelar secara serentak di Indonesia. Ini dilakukan serentak memang sudah dilakukan seperti halnya tradisi tiap tahun.

“Selain MOR, diterminal BBM juga lakukan buka bersama dengan masing-masing 100 anak yatim,” ungkapnya.

Tak hanya dilakukan satu hari saja, pihaknya juga melakukan buka puasa bersama anak yatim selama dua hari berturut-turut. Terkait kesiapan lebaran, Herman menjelaskan, pihaknya sudah menyiapkan ketersediaan BBM, elpiji, dan sebagainya.

“Semuanya pasti cukup. Jelang lebaran ini, kami prediksi konsumsi premium akan meningkat, solar pun menurun,” ucapnya.

Untuk itu, Pertamina menyiapkan stok BBM sesuai dengan prediksi kebutuhan. Sesuai prediksi, puncak arus mudik pada H-4 dan arus balik pada H+4 juga. Prediksi ini karena dimungkinkan sesuai dengan hari libur dan cuti bersama.

“Kami siapkan pasokan premium di Sumatra Selatan hingga 3.348 kiloliter per hari dari rata-rata normal 1.960 kiloliter per hari. Untuk prediksi saat puncak arus mudik dan arus balik akan ada kenaikan persentase hingga 171 persen,” terang dia.

Lalu untuk solar, pada puncak arus mudik diprediksi ada penurunan konsumsi yakni 1.058 kiloliter per hari dari rata-rata normal 1.140 kiloliter per hari. Sementar Pertamax juga ada prediksi peningkatan penggunaan yakni mencapai 139 KL per hari dari rata-rata 89 KL per hari.

Untuk Pertalite ada prediksi kenaikan 139 KL per hari dari rata-rata normal 136 KL per hari. Pihaknya mengimbau agar masyarakat terutama pemudik tidak kuatir karena semua SPBU di jalur lintas akan beroperasi 24 jam. “Kami kan berlakukan semua SPBU di jalur mudik, utamanya di jalur mudik lintas timur wajib buka 24 jam. Kami sudah pasang spanduk di setiap SPBU agar berlakukan hal ini. Kami juga pasang rambu-rambu pemberitahuan sekian meter sebelum SPBU agar pengemudi bisa langsung memahami dan mengetahui keberadaan SPBU tersebut,” terang dia.

Sementara itu, untuk elpiji 3 kg disiapkan lebih dari 609 matriks ton per hari dan untu elpiji 12 kg disiapkan 37 matriks ton per hari. (iam)

LEAVE A REPLY