Permudah Masyarakat Urus Adminduk, Disdukcapil PALI launching Go-digital 

0
187
Disdukcapil PALI saat launching Go-digital melalui SIPP

RADAR PALEMBANG –  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) launching Go-digital Dukcapil melalui SIPP atau Sistem Informasi Pelayanan Publik, Selasa (17/11) di Aula Kantor Bupati PALI.

Pada launching Go-digital dibuka langsung Sekda PALI Syahron Nazil disaksikan Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Sumatera Selatan  Pu’adi, dan sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab PALI.

Dikatakan Rismaliza, Kepala Disdukcapil PALI bahwa kegiatan itu merupakan penerapan dari dari Proyek Perubahan “Go-digital Dukcapil Melalui SIPP (Sistem Informasi Pelayanan Publik) pada Disdukcapil Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir. Dalam rangka Pelatihan PKN Tingkat II angkatan XVIII Tahun 2020.

Harapannya melalui proyek perubahan itu akan mewujudkan, penerapan Teknologi Sistem Informasi database yang terintegrasi, terwujudnya database akurat dan valid yang dapat dimanfaatkan oleh lembaga pengguna (OPD lainnya), terciptanya sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, perencanaan yang baik, terukur dan terarah, percepatan pemenuhan dokumen kependudukan secara merata, pelayanan Infrastruktur sesuai standar pelayanan dan antusiasme masyarakat terhadap pengurusan dokumen kependudukan secara daring.

“Maksud dari kegiatan ini adalah melakukan sosialisasi kepada publik mengenai pelayanan mengenai Sistem Informasi Pelayanan Publik pada Disdukcapil Kabupaten PALI.

Adapun tujuan kegiatan ini adalah terwujudnya pemahaman yang baik kepada publik mengenai penggunaan layanan Sistem Informasi Pelayanan Publik Pada Disdukcapil Kabupaten PALI,”  jabar Rismaliza.

Sementara itu, Pu’adi, Kepala Dinas Dukcapil Sumsel menyebutkan bahwa hadirnya dirinya pada kegiatan launching Go-digital karena Dukcapil Provinsi berkewajiban membina seluruh Dukcapil kabupaten/kota di Sumsel.

Pu’adi juga mengapresiasi kinerja Dukcapil PALI, salah satu prestasi yang diraih adalah tembus Top 99 pelayanan publik yang dilakukan Kemendagri, akan tetapi pada Top 45 PALI tidak lolos dan Sumsel diwakili Banyuasin.

“Meski tidak tembus Top 45, namun yang terpenting adalah bagaimana melayani terbaik atau pelayanan yang membahagiakan masyarakat. Mudah-mudahan kedepan dalam kesempatan lain bisa mencapai prestasi terbaik,” kata Pu’adi.

Pu’adi meminta Dukcapil PALI terus meningkatkan pelayanan, dimana ketika ada masyarakat datang, langsung dilayani, dan kalau dokumennya lengkap dan tidak menyelahi aturan, maka cepat diproses.

“Dan kami dengar di PALI pengantaran dokumen administrasi kependudukan sudah bekerja sama dengan pihak pengantar. Artinya, masyarakat hanya menunggu di rumah,” tukasnya.

Pada capaian target, Faudi menyebut bahwa Dukcapil PALI telah melampaui target nasional. “Dukcapil PALI masuk level 4, yang merupakan level tertinggi dalam penilaian pelayanan publik. Di Sumsel ini ada 3 daerah yang masuk level 4, salah satunya PALI. Penilaiannya ada beberapa kriteria yang harus dicapai, salah satunya, melebihi target nasional antara lain perekaman KTP elektronik, KIA dan akte kelahiran,” terangnya.

Karena PALI jadi salah satu daerah yang ikuti Pikada, Pu’adi juga mengharapkan seluruh masyarakat PALI yang sudah masuk syarat jadi pemilih yang belum miliki KTP elektronik untuk lakukan perekaman secepatnya agar bisa menyalurkan hak pilihnya.

Ditempat sama, Sekda PALI akui bahwa pada saat PALI baru menjadi DOB masih banyak warga yang belum tercatat pada administrasi kependudukan. Yang biasanya warga yang belum tercatat berada di pinggiran yang menganggap adminduk tidak penting.  (whr) 

 

LEAVE A REPLY