Perkecil Resiko Bencana Alam

0
176

RADAR PALEMBANG – Wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) termasuk dalam wilayah yang cukup rentan terjadi bencana alam, mulai dari banjir, hingga tanah longsor. Untuk meminimalisir hal ini, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan merangkul tim ahli dari Universitas Sriwijaya guna memetakan resiko bencana di Bumi Serasan Seandanan ini.

Bupati OKU Selatan, Popo Ali Martoposaat menerima kajian risiko bencana Kabupaten OKU Selatan di Ruang Rapat Terbatas Pemkab OKU Selatan, kemarin mengungkapkan, dengan berbagai kondisi yang ada di lapangan setidaknya pemetaan dan kajian ini dapat mengurangi resiko yang dihadapi di lapangan.

“Bencana memang bukan kehendak kita dan tidak bisa kita tolak. Tapi setidaknya ini meminimalisir risiko yang terjadi,” katanya.

Bupati Popo juga mengucapkan terimakasih atas semua pihak yang selalu siap siaga dalam menghadapi dan menanggulangi bencana di Kabupaten OKU Selatan. “Kita tidak ingin kalang kabut saat terjadi bencana. Mudahan ini jadi bekal kita menghadapi jika terjadi bencana dan meminimalisir risikonya,” ujarnya.

Ditambahkan Kepala BPBD Kabupaten OKU Selatan, Dony Agusta bahwa kajian ini sebagai pemutakhiran data untuk lima tahun ke depan sebagai pendukung dokumen untuk mengambil langkah jika dalam penanggulangan bencana. “Ini bagian dari pra bencana. Dalam pemutakhiran ini juga, kajian atau hasil selama lima tahun belakang jadi bahan untuk kajian pemutakhiran ini,” ujarnya.

Sementara itu, dalam paparannya Tim Asistensi Tenaga Analisis Kebencanaan BPBD Sumsel, Sutopo menerangkan di Sumsel tidak banyak daerah yang memiliki kajian seperti OKU Selatan ini. “Mudah-mudahan ini dapat meminimalisir resiko dan semua pihak dapat mendukung hal ini,” kata Sutopo.

Berdasarkan hasil kajiannya, OKU Selatan memiliki beberapa risiko bencana yang menghantui mulai dari banjir hingga tanah longsor. Meskipun demikian, risiko yang dimiliki oleh Kabupaten OKU Selatan termasuk dalam resiko menengah. (ags)

 

LEAVE A REPLY