Penjualan Motor Seken Lesu

0
334
Salah Satu Showroom Motor Bekas Di Kota Pagaralam

RADAR PALEMBANG  – Pandemi Covid-19 nampaknya tak sedikit membuat orang menahan diri untuk membeli motor walaupun seken. Akibatnya penjualan motor seken di Pagaralam menurun drastis.

Nando, pegawai showroom motor seken H Adam mengatakan, sejak pandemi Covid-19 muncul, bisnis penjualan motor seken jadi melesu. Indikatornya sejak dua bulan terakhir, tak banyak motor yang berhasil terjual kepada konsumen. “April lalu hanya tiga unit yang terjual. Kalau Maret, boleh dikatakan tidak ada yang terjual,” ujarnya ditemui koran ini kemarin.

Diakuinya, pandemi membuat roda perekonomian di Pagaralam menjadi tak lancar. Aktivitas masyarakat menjadi sangat terbatas. Akibatnya ujar dia, masyarakat menahan diri untuk membeli motor seken. Ada pula pembelian jadi batal lantaran leasing tak mau memproses pengajuan kredit dari konsumen di tengah pandemi. “Belum lagi faktor belum masuknya musim panen kopi,” tuturnya. Melesunya penjualan itu membuat harga jual menjadi ikut turun.Nando mengatakan, rata-rata harga jual motor seken saat ini turun sebesar 40 persen.

Meskipun begitu Nando menambahkan, pihaknya akan terus berusaha memasarkan motor seken yang ada. Selain dengan cara manual, pihaknya juga gencar mempromosikan motor seken di kanal bisnis online. (edi)

 

LEAVE A REPLY