Penggunaan Rupiah Tak Maksimal

0
680

Penyebab Marak Uang Palsu

 RADAR PALEMBANG – Permasalahan yang terjadi pada setiap mata uang di dunia adalah pemalsuan, tak terkecuali terhadap mata uang Indonesia yakni Rupiah. Hal ini tentunya berdampak pada penggunaannya yang tidak dimaksimalkan oleh masyarakat Tanah Air sehingga memilih dolar sebagai alat transaksi.

Kapolri Jenderal Sutarman mengatakan, pemalsuan uang memang sangat meresahkan, mengingat dampaknya sangat besar terhadap ekonomi Indonesia. Namun, dirinya mengaku hingga saat ini uang palsu tersebut masih bisa dibedakan bentuknya dengan uang asli.

“Apabila beredar di masyarakat tentu akan menurunkan nilai tukar Rupiah. Kita terus berusaha melakukan penegakan hukum. Kalau ini secara kasat mata bisa dilihat palsu, tetapi memang ada printer-printertertentu yang hampir sempurna, tapi tidak mungkin sempurna, jadi masih bisa dibedakan,” ujarnya saat ditemui di Gedung BI, Jakarta, Senin (1/9).

Dirinya berharap bila masyarakat menemui kejanggalan terhadap uang yang mereka terima diharapkan segera melapor sehingga bisa langsung ditangani oleh pihak kepolisian. “Kami berharap adanya pelaporan yang cepat, sehingga bisa ditelusuri secara dini diketahui, sehingga dengan segeralah bisa melaporkan ke Polri,” jelasnya.

Kapolri juga berharap ke depannya hal ini segera bisa diberantas dan tidak ada lagi oknum-oknum yang berbuat tindakan yang merugikan Indonesia.  “Ke depannya diharapkan ini dapat terberantas, memalsukan, merusak dan memotong, mengubah dan membeli uang palsu, semuanya merupakan tindak pidana,” tutupnya.  (rzk)

 

LEAVE A REPLY