Penduduk Satu Kelurahan Bekurang 2.600 Jiwa

0
180
Kepala BPS Kota Pagaralam Dedi Fahlevi beserta jajaran sambangi kediaman Rumdin Walikota Pagaralam Alpian Maskoni, untuk melakukan dan menyampaikan laporan hasil sensus penduduk.

RADAR PALEMBANG  – Di hari terakhir pelaksanaan sensus penduduk dengan menyambangi kediaman Rumah Dinas (Rumdin) Walikota Pagaralam Alpian Maskoni di kawasan Kompleks Perkantoran Gunung Gare Kota Pagaralam, kemarin.

Kedatangan Kepala BPS Kota Pagaralam Dedi Fahlevi beserta jajaran ini disambut langsung Walikota Pagaralam Alpian Maskoni. Kemudian Kepala BPS Kota Pagaralam pun menjelaskan secara gamblang mengenai hasil pelaksanaan giat sensus penduduk yang telah selesai dilakukan oleh petugas sensus di Kota Pagaralam.

“Seluruh petugas sensus sudah selesai melakukan pendataan, yang dilakukan secara door to door di wilayah tugas masing-masing yang tersebar diseluruh Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Pagaralam,” ucap Dedi.

Pada pelaksanaan pendataan sensus penduduk, petugas mengidentifikasi secara jelas penduduk di wilayah Pagaralam. Serta mendata penduduk yang tertinggal, karena tidak ditemui saat petugas turun ke lapangan. Karena diketahui seiring dengan musim panen yang ada di Kota Pagaralam saat ini masih ada penduduk yang bermalam di kebun.

Karena Covid-19 banyak anggaran yang hilang, sebut Dedi. Sehingga pendataan yang dilakukan secara minimalis, mulai dari jenis kelamin, keberadaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nama lengkap, yang semuanya harus disingkronkan dengan data dari Disdukcapil Pagaralam.

“Berdasarkan temuan di lapangan, ada beberapa hal yang unik ditemukan, seperti hal di Kelurahan Padang Temu, Kecamatan Dempo Tengah, merujuk pada data Disdukcapil Pagaralam ada 4.500 jiwa, ternyata hasil dari petugas sensus yang melakukan pendataan door to door ke lapangan, terjadi pengurangan menjadi 2.600 jiwa,” ungkapnya.

Lebih jauh Dedi menyebut, bahwa begitu di cek kepada petugas dan operator secara cermat, penurunan ini terjadi karena adanya penduduk yang pindah, untuk lebih memastikan lagi warga yang bersangkutan pun di telepon.

“Tidak hanya di Kelurahan Padang Temu, Kecamatan Dempo Selatan, hal serupa juga kita temukan di Kecamatan Dempo Utara, akan tetapi penurunannya tidak signifikan. Biar tidak ada satu pun pendataan penduduk Pagaralam yang terlewatkan. Selanjutnya, kita akan melakukan penyisiran, kita berharap di September 2020 ini, seluruh penduduk di Pagaralam bisa terdata,” harapnya.

Menanggapi hal ini, Walikota Pagaralam Alpian Maskoni mengucapkan, terimakasih kepada BPS yang sudah menyelesaikan pendataan penduduk di Kota Pagaralam, beberapa catatan yang disampaikan BPS Kota Pagaralam akan ditindaklanjuti.(edi)

 

LEAVE A REPLY