Pemprov Siap Ambil Alih SP2J Jika Tak Mampu Selesaikan Persolan Phk

0
659

 

RADAR PALEMBANG – Puluhan mantan Karyawan PT SP2j yang sudah di PHK melakukan aksi unjuk rasa di halaman kantor Gubernur Sumsel, Para karyawan yang telah di Phk tersebut menuntut mereka dipekerjakan kembali, pasalnya pemecatan yang dilakukan manajemen PT SP2 J dilakukan secara sepihak.

“PHK yang dilakukan terhadap 400 driver dan pramugaranya. Ini tidak tepat rasanya padahal Sumsel sedang mengajak investor luar negeri dan dalam negeri. Ini akan jadi preseden buruk bagi investasi di Sumsel,” jelas Koordinator Lapangan Ramli dari SBSI

Aksi yang berlangsung tidak hanya dari mantan karyawan Pt sp2j, melainkan juga dari Puluhan karyawan yang tergabung dalam Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI), mereka mempersoalkan persoalan perburuhan atau pekerja yang kembali bergejolak di Sumsel.

“Persoalan perburuhan dari Sumsel yang kian banyak ini terkuak dari dua perusahaan BUMN yakni PT PLN dan PT PUSRI. Ini menjadi sorotan karena kasus PHK yang dilakukan terhadap pekerja security di dua perusahaan BUMN itu,” kata dia.

Karena itu, pihaknya menuntut untuk Pemerintah berbicara dengan pihak terkait untuk memperkerjakan kembali security PLN Keramasan dan PT Pusri yang di PHK secara sepihak. Juga pekerjakan kembali karyawan PT SP2J yang di PHK sepihak.

Sementara Asisten I Bidang Pemerintahan Pemprov Sumsel H Ikhwanuddin mengatakan, pihaknya akan memediasi Disnaker Kota Palembang dan PT SP2J pada Jumat mendatang (17/10). Selain itu pihaknya juga sudah berikan surat pemberitahuan kepada Pemkot Palembang untuk menyelesaikan permasalahan PHK yang terjadi di PT SP2J itu.

“Jika tidak selesai juga dan mediasi gagal, maka kami akan ambil alih manajemen PT SP2J oleh Pemprov Sumsel. Untuk semua permasalahan buruh, akan kembali dibahas nantinya bersama semua instansi terkait,” Pungkasnya.(can)

LEAVE A REPLY