Pemprov Kembangkan Wisata Pulau Maspari

0
144

 

+  Pemkot Palembang Pulau Kemaro

RADAR PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumsel bakal mengembangkan perekonomian di kawasan Pulau Maspari yang terletak di ujung timur Provinsi Sumsel, tepatnya masuk dalam desa Sungai Lumpur Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H Mawardi Yahya mengatakan, Pulau Maspari menjadi objek wisata potensial karena Sumsel tidak memiliki laut. Hanya saja selama ini Pulau Maspari kurang diperhatikan, sehingga potensi yang ada menjadi tidak maksimal.

“Saya yakin kalau ini dikelola wisatawan akan senang sekali datang kesini. Mulai 2019 akan liat kenyataan dan ini akan kita mulai,” kata dia, usai pertemuan dengan Lanal  Palembang, Rabu (9/1).

Menurutnya, Pulau Maspari memerlukan beberapa pembenahan dan pengelolaan yang lebih maksimal agar ke depan menjadi salah satu objek wisata andalan di Sumsel. “Akan kita kelola menjadi wisata tetapi kita tetap utamakan untuk pembenihan seperti udang, kakap, dan ikan-ikan laut lainnya dulu. Sehingga nanti dengan sendirinya wisata akan datang. Untuk ini kita perlu melibatkan pariwisata kita. Insya Allah  mudah-mudahan ini bisa,” katanya.

Untuk itu, lanjut Mawardi, sebagai langkah awal Pemprov Sumsel menjalin kerjasama dengan  Lanal Palembang terkait dengan pengelolaan, penjagaan serta pembinaan warga yang bermukim Pulau Maspari. “Sudah banyak kerjasama yang terjalin selama ini. Karena itu kedepan pengelolaan Pulau Maspari yang paling mendesak adalah  merealisasikan pembangunan pos terpadu,” katanya.

Dikatakannya, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumsel memfokuskan untuk pembinaan pengelolaan Pulau Maspari, mengingat di sepanjang pulau tersebut masyarakatnya menggantungkan hidupnya sebagai petambak  udang dan petambak ikan bandeng. Untuk memaksimalkan pengelolaan pulau tersebut Wagub meminta peran dari Lanal Palembang untuk dapat mengamankan pulau yang pos jaganya akan segera dibuat.

“Selama ini aktivitas masyarakat di pulau itu masih sangat minim, kemungkinan setelah pos jaga dibuat,  kita harapkan sudah ada tanda kehidupan, baru  setelah itu kita minta bantuan pada  anggota dari Pangkalan TNI AL (Lanal),” katanya.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Palembang Dwi Prasetyo menyampaikan agar terjalin koordinasi antara Pemerintah Provinsi Sumsel dengan Lanal Palembang. “Kami akan mendukung penuh program Pemprov Sumsel sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian di masyarakat,” katanya

Sementara itu, Pemerintah Kota Palembang menjalin kerjasama pengembangan wisata melalui penyaluran dana Corporate Social Responsibilty (CSR) PT Pegadaian (Persero). Ada sejumlah program wisata yang ditawarkan Pemerintah Kota Palembang antara lain pengembangan Kampung Air di Pulau Kemaro, pembangunan air mancur menari di Kambang Iwak, pengadaan perahu kajang wisata, hingga pengelolaan bungalow Pulau Kemaro.

Walikota Palembang H Harnojoyo mengatakan pengembangan Kota Palembang tentunya membutuhkan dukungan dari seluruh pihak. “Kami mohon dukungan seluruh pihak khususnya BUMN dalam pengembangan pembangunan Kota Palembang. Tanpa peran serta bersama akan sulit bagi kita untuk mengoptimalisasi program pembangunan yang direncanakan pemerintah,” ujarnya Rabu (9/1), saat audiensi jajaran Pimpinan Wilayah III PT Pegadaian (Persero) di Rumah Dinas Walikota Palembang.

Menurutnya, ada sejumlah program pemerintah yang bisa dijalin oleh pihak swasta melalui CSR nya. “Pemerintah Kota Palembang memiliki sejumlah tawaran untuk CSR misal pembangunan air mancur menari dan pengembangan kampung air Pulau Kemaro,”jelasnya.

Menanggapi hal ini Pimpinan Wilayah III PT Pegadaian (Persero) Eka Pebriansyah mengaku, pihaknya siap menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota Palembang. Program CSR yang telah direalisasikan adalah penataan kampung air Pulau Kemaro. Selain itu pihaknya juga sedang merealisasikan pengadaan tiga perahu kajang wisata.

Dijelaskannya, Pegadaian memiliki program CSR sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Beberapa hal yang sudah dilakukan Pegadaian di antaranya Pegadaian clean and gold, yaitu menampung sampah warga  yang dihargai dalam bentuk tabungan emas. “Warga membawa sampah ke Bank Sampah yang ditunjuk, kemudian sampah itu dihargai. Saat ini sudah dilakukan Pegadaian Talang Kelapa Alang Alang Lebar,” pungkasnya.(tma/spt)

LEAVE A REPLY