Pempek dan Songket Dipatenkan

0
1088

 

RADAR PALEMBANG –  Untuk menghadapi pasar bebas  Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), akhir tahun ini berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kota Palembang, untuk bersaing dengan negara lain dalam menghasilkan produk unggulan.

Pemkot Palembang telah mematenkan makanan khas seperti pempek. Tidak hanya itu saja songket Palembang juga sudah dipatenkan melalui Surat Keputusan Menkumham, sehingga tidak akan ada daerah lain yang akan mengadposi budaya Palembang.

“Sudah dari 2013 lalu kami mengajukan ke Kemenkumham, dan baru saat ini ada keputusannya, dengan dipatenkannya makanan dan songket Palembang kita yakin akan mampu bersaing dengan negara lainnya dalam MEA nanti,” kata Kadis Disperindagkrop Syahrul Hefni, kemarin.

Menurut Syahrul Hefni, dengan dipatenkannya makanan khas dan songket Palembang ini, maka daerah lain tidak boleh mengklaim apa yang dimiliki Kota Palembang. Sebab, kalau ada yang mengadopsi produk Palembang akan dikenakan pidana dan denda sebagaimana dalam Undang-Undang nomor 19 tahun 2002. “Setelah ini akan ada lagi yang akan diajukan, seperti bahan pembuat pempek, songket dan sebagainya,” kata dia.

Dengan dipatenkannya makanan khas Palembang dipatenkan akan berdampak langsung untuk kontribusi Pendapatan Asli  Daerah (PAD), namun Syahrul tidak mengetahui seberapa besar kontrobusnya untuk Palembang.

“Kalau pempek ada 51 item yang sudah dipatenkan, ada juga songket yang banyak namanya juga sudah dipatenkan. Adapun jenis Tenun memiliki 71 jenis dan motif, tenun tajung 10 motif dan jenis, tenun blongsong 14 motif dan jenis, jumputan 4 motif dan jenis,batik Palembang satu motif,”jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Palembang, meminta Desperindagkrop untuk segera melakukan sosialiasi ke tengah masyarakat, sehingga tidak ada lagi daerah lain yang mengklaim produk dari kota Palembang.

“Dengan dipatenkannya produk Palembang dapat bersaing dengan negara lain dalam MEA nanti, karena persaingan antar negara dalam menjajakan produk unggulan akan ketat, karena yang dipertimbangkan adalah harga dan kualitas dari produk yang dijajakan kepada masyarakat,” kata Harno.

Ia berharap tidak akan ada lagi daerah lain yang mengakui produk asli Palembang, karena sudah dipatenkan oleh pemerintah pusat melalui Menkumham.

Makanan Khas Palembang, yang sudah dipatenkan, pempek. Bolu khas Palembang, kue kecik khas Palembang, makanan bedodo khas Palembang, masakan khas Palembang, kerupuk goreng khas Palembang, kelempang, serta songkat dan lainnya. (zar)

LEAVE A REPLY