Pemkot Baru Pasang Lima Taping Box

0
206

 

 

 

|+ Terkendala Ketersedian Taping Box

 

RADAR PALEMBANG- Minimnya pemasangan alat Taping Box mengharuskan Pemerintah Kota Palembang melalui Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPBD) Kota Palembang baru berhasil memasang sebanyak lima taping box di restoran dan hotel yang ada di Palembang.

 

Kabid Pajak BPBD Kota Palembang,  Suherman mengatakan, jumlah hotel dan restoran yang akan dipasang sebanyak 1.000 unit. namun pemasangan alat tersebut terkendala jumlah yang ada. “alatnya masih sangat terbatas, sehingga Pemkot bersama Bank Sumselbabel belum bisa mengerjakan seluruhnya,” ujarnya kemarin.

 

Dia mengatakan lima taping box yang berhasil di pasang di JCO, KFC, Arista, Aryaduta dan restoran Imperial. “Pembiayaannya dari Bank Sumselbabel tapi kita terkendala ketersedian barang. adanya taping box akan meningkatkan pendapatan pajak.  Hal ini dilihat dari data yang masuk dari Jco dimana dalam satu bulan Pendapatan pajak dari usaha donat tersebut bisa mencapai Rp 95  juta,” jelasnya.

 

Padahal sebelum dipasang taping box pajak di unit usaha tersebut hanya berkisar Rp 40 juta. “Nah dengan di pasangnya alat ini pemasukan mereka menjadi naik 100 persen lebih kenaikannya,” katanya.

 

Sementara itu, Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, pihaknya akan memaksimalkan pemasangan taping box sampai akhir tahun ini. Dan akan diselesaikan pada tahun depan. Mengingat potensi pendapatan pajaknya yang besar dari hasil pemasangan alat tersebut.”kalau ada 1000 hotel dan restoran yang akan dipasang taping box saya rasa target PAD kita yang naik sekitar Rp 500 milyar bisa tercapai,” terangnya.

 

Saat ini kata dia,  pihaknya melalui BPBD sudah membentuk lima tim untuk melakukan pemasangan taping box. Mudah mudahan taping box segera ada dan akan dipasangkan segera. “Kalau sehari ada 20 taping box yang akan dipasang,  kami optimis akhir tahun ini bisa kita selesaikan,” tegasnya.

 

Harnojoyo mengatakan,  nomor registrasi yang ada di restoran dan hotel dipasang taping box.  Sehingga data pendapatan dari hotel dan restoran bisa masuk langaung ke Bank Sumselbabel dan BPBD.  Sehingga pemilik tak bisa lagi merahasiakan hasil pendapatan mereka.  “Jadi kita hanya meminta hak pemerintah daerah sebesar 10 persen,” pungkasnya.(spt)

 

LEAVE A REPLY