Pemkot Bakal Gratiskan Lapak Ikan Selama Uji Coba

0
232
Aprizal Hasyim : Kepala Dinas Perikanan Kota Palembang

Pembangunan Pasar Ikan Modern Capai 95 Persen

RADAR PALEMBANG – Pembangunan Pasar Ikan Modern yang berlokasi di jalan MP Mangku Negara memasuki tahap akhir. Progres pembangunan pun di awal tahun 2020 telah mencapai 95 persen. Bahkan selama uji coba pada tahun 2020 ini para pedagang tidak akan di pungut biaya.

Direncanakan, pasar ikan yang diklaim memiliki pengelolaan sistem Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) modern itu akan beroperasi Maret 2020. Ditahap awal para pedagang bisa menempati sebanyak 260 lapak gratis. Tak hanya itu, PIM juga akan dilengkapi dengan cold storage berkapasitas 30 ton sebanyak tiga unit.

“Selama masa uji coba kita gratiskan. Tapi karena pedagang ikan yang di Palembang jumlahnya banyak, kemungkinan akan ada seleksi bagi pedagang yang bisa berdagang di sini. Nah, untuk seleksi dan apa saja syaratnya sepenuhnya ada pada wewenang vendor yang sudah menang tender yakni Patralog,” ujar Kepala Dinas Perikanan Kota Palembang, Aprizal, Senin (3/2).

Dijelaskan Aprizal, Pasar Ikan Modern Palembang diusulkan ke Kementerian Kelautan Dan Perikanan sejak Juli 2017 silam, disaat ada kegiatan pembangunan pasar ikan untuk beberapa daerah lainnya di Indonesia. Sebelum dilakukan pembangunan, Pemkot diminta menyiapkan lahan yang sudah Clear and Clean dari BPKAD dan Aset, IMB dan Feasibility Study oleh Bappeda. “FS bahkan diverifikasi oleh Bappenas. Dalam FS pun dinyatakan bahwa 67 persen masyarakat setuju terkait adanya pembangunan pasar ikan dikawasan itu,” jelasnya.

Bangunan pasar ikan modern tiga lantai itu, kata Aprizal akan diolah lewat alat yang telah disertifikasi dan laik uji sesuai dengan rekomendasi dari Kementerian  IPAL yang disiapkan 3×11.000 liter kubik akan menghasilkan limbah dengan kondisi air yang bisa digunakan, bahkan untuk cuci mobil/motor dan lainnya. “Untuk memastikan IPAL berfungsi dengan baik itu, saat sudah beroperasi. Kami berharap semua pihak untuk sama-sama mengawasi,” pungkasnya.(spt)

 

 

LEAVE A REPLY