Pemkab OKUS Putus Mata Rantai Penyebaran Covid 19

0
51

RADAR PALEMBANG – Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, melalui DPRD komisi IV melakukan rapat bersama tim satgas penanganan Covid-19 Membahas permasalahan penanganan pasien Covid 19 dan non Covid-19 Minggu, (25/10/2020)

Menurut Ketua DPRD OKU Selatan Heri Martadinata, melalui Ketua Komisi IV, H.A.Ismail.,Mo.,SKM., M.Kes, dengan ditutupnya beberapa ruang pelayanan di RSUD Muaradua dan bertambahnya kasus positif virus Covid-19 di daerah ini, maka pihaknya mendukung langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten dalam menanganinya.

“Sejauh ini kita mendukung langkah pemerintah daerah yang memutuskan meliburkan sekolah, gerakan social distancing, melakukan penyemprotan disinfektan dan lainnya,” ujar politisi PAN tersebut.

Pasalnya kata Ismail, memutuskan mata rantai penyebaran virus ini harus dilakukan cepat, sebelum mewabah ini tidak terkendali.

Pihaknya pun meminta, agar pemerintah Daerah melalui tim satgas Covid-19 dalam hal ini Dinas Kesehatan, RSUD dan BPBD, untuk tidak bosan-bosan menyampaikan ke masyarakat untuk selalu waspada dan mengikuti arahan dari pemerintah.

Ismail mengharapkan agar proses penanganan covid-19 di OKU Selatan harus dimaksimalkan mengingat pasien terkonfirmasi Positif di OKU Selatan sudah mencapai 19 orang dengan rincian, 3 orang meninggal dunia, 6 orang sehat dan 10 orang masih isolasi.

“Untuk di RSUD Muaradua sendiri terdapat 48 orang yang sedang menjalani isolasi, ke 48 orang tersebut terdiri dari 14 tenaga kesehatan di ruangan anak, diantaranya 2 orang positif dan 12 orang kontak erat, 16 orang tenaga kesehatan di ruang penyakit dalam diantaranya 4 positif, 2 suspek dan 10 kontak erat, sedangkan di ruang IGD sebanyak 18 orang diantaranya 1 positif, 2 suspek dan 15 kontak erat”, jelasnya

Terkait hal tersebut pihaknya juga berharap kepada tim satgas gugus tugas penanganan Covid-19 OKU Selatan agar selalu berkoordinasi untuk memutus mata rantai virus corona.

“Saya harap, koordinasi yang dilakukan harus maksimal serta edukasi dan sosialisasi menjadi hal yang penting dalam pemutusan mata rantai penyebaran covid-19,” harapnya

Dia pun berharap dengan situasi sekarang ini, tidak ada berita bohong yang menyebabkan keresahan di tengah masyarakat.

“Saya imbau jangan sampai kita menjadi tegang atau panik, tetap ikuti arahan pemerintah,” pungkasnya (ags)

 

LEAVE A REPLY