Pemilu, 26 Jeme Gile Diberi Hak Suara

0
214

 

RADAR PALEMBANG – Baru dalam sejarah perjalanan Bangsa Indonesia, pesta demokrasi Pemilhan Umum (Pemilu) kali ini, warga penyandang tunagrahita atau memiliki gangguan jiwa, dipastikan terdaftar memiliki hak suara berhak mencoblos.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam Rahmad Qori Setiawan mengungkapkan, hasil pendataan kemudian ditetapkan masuk menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT), tercatat ada sebanyak 26 warga dengan ganguan jiwa di Kota Pagaralam berhak memilih pada pemilhan legislatif dan pemilihan presiden 2019.

“Warga penyandang gangguan jiwa diakomodasi hak pilihnya tertuang dalam Peraturan KPU Nomor 11 Tahun 2018, tentang penyusunan daftar pemilih,” tegasnya.

Sambungnya, selain pemilih penyandang gangguan jiwa, KPU Kota Pagaralam juga mencatat ada total sebanyak 62 orang pemilih penyandang disabilitas lainnya , terbagi dalam tuna daksa sebanyak 14 orang, tuna netra 14 orang, tuna rungu/wicara sebanyak 11, dan disabilitas lainnya sebanyak 13 orang. “Untuk disabilitas tunagrahita atau gangguan jiwa, tuna daksa, tuna netra, tuna rungu dan didsabiltas lainnya yang masuk DPT tersebar di lima kecamatan Kota Pagaralam,” katanya.

Sambung Qori, bagi penyandang para penyandang disabilitas jika hendak menyalurkan hak pilihnya ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada hari pelaksanaan nanti, penyandang disabilitas dapat didampingi langsung pihak keluarga maupun petugas KPPS. “Total Daftar Pemilih Tetap (DPT) hingga saat ini telah mencapai 104.522 orang tersebar di lima kecamatan Kota Pagaralam,” ucapnya. (rd3)

LEAVE A REPLY