Pembinaan Masyarakat Desa Dengan Pamsimas

0
1313

 

RADAR PALEMBANG – ┬áPemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintah Desa (BPMPD) Provinsi Sumsel terus melakukan pengembangan terhadap desa yang belum memiliki fasilitas umum seperti air bersih dan sistem sanitasi yang bersih. Salah satu pengembangan terhadap desa yang ada di Sumsel adalah dengan memberikan pembinaan kepada Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) agar dapat mengelola sumber air untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat desa. Kepala BPMPD Provinsi Sumsel Yusnin mengakui, di Sumsel masih banyak desa yang belum memiliki fasilitas umum seperti air bersih untuk kebutuhan mandi, minum, dan lainnya. Oleh karena itu pihaknya dalam dua tahun terakhir terus melakukan upaya pembinaan terhadap masyarakat desa agar bisa mengola sumber daya air di desa masing-masing. “Dengan adanya BPPSPAM di tiap desa, akan sangat membantu masyarakat yang ada di pedesaan untuk mendapatkan sumber air yang bersih untuk kehidupan sehari-hari. Apalagi air merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi manusia,” tuturnya Senin (29/6). Yusnin menjelaskan, BPPSPAM ini adalah badan yang dibentuk oleh masyarakat desa untuk mengelola sistem sanitasi dan air ditingkat desa. Anggota yang dipilih juga merupakan pilihan dari masyarakat desa sendiri. “Masyarakat desa ini bersama-sama membangun fasilitas pengolahan air untuk kebutuhan dengan bantuan bppspam itu. Disitu, masyarakat desa membayar iuran yang digunakan untuk pemeliharaan dan pengembangan fasilitas pengolahan air mereka sendiri. Jadi seperti swadaya,” jelasnya. Pemerintah provinsi yang dalam hal ini Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Provinsi Sumsel, lanjut Yusnin, hanya sebagai pembina dari badan tersebut. Untuk bantuan dana biasanya diberikan oleh kabupaten kota masing-masing dengan APBD. “Kami terus melakukan pembinaan kepada bppspam ini, agar seluruh desa bisa menikmati air bersih seperti halnya masyarakat kota,” imbuhnya. Ditambahkannya, di Sumsel terdapat total 802 BPPSPAM tersebar di Kabupaten Kota. Tahun 2014 lalu, ada 72 desa yang sudah diberikan pembinaan oleh bpmpd. “Kabupaten Muara enim ada 24 desa, Kabupaten Lahat 24 desa, dan Kabupaten Oku Selatan 24 desa,” jelasnya. Dirinya mengakui, memang masih banyak desa yang belum dilakukan pembinaan oleh pihaknya. Berdasarkan persentase baru 8,9 persen yang diberikan pembinaan. Hal tersebut karena, program pembinaan baru mulai dilakukan pada 2014 lalu.”Memang masih banyak kurangnya, tapi kami terus akan melakukan pembinaan ini secara bertahap. Kalau dalam satu tahun dapat 80 desa yang dilakukan pembinaan kan lumayan,” ujarnya. Pada tahun ini, pihaknya akan melakukan pembinaan mengenai Pamsimas ini di 80 desa. Antara lain 40 desa di Kabupaten Musi Banyuasin dan 40 desa di Kabupaten Musi Rawas. Sementara itu, Asisten 2 Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Setda Sumsel Ir Ruslan Bahri mengatakan, pemerintah memang mempunyai tanggung jawab untuk menciptakan pola hidup sehat masyarakat, baik di kota maupun di desa. “Tujuan dari dibuatnya Pergub tentang Pamsimas ini juga agar semua masyarakat dapat belajar hidup sehat dengan lingkungan yang bersih. Terutama penggunaan air dalam keseharian. Air yang digunakan juga harus bersih, baru bisa hidup sehat,” katanya. Ditambahkannya, bukan hanya pemerintah yang bertanggung jawab penuh, tapi juga semua masyarakat bertanggung jawab untuk kesehatan dengan menciptakan lingkungan yang sehat. Mulai dari lingkungan di perkotaan sampai di pedesaan. (spt)

BAGIKAN
Berita sebelumyaATM BSB Siaga 24Jam
Berita berikutnyaBelum Lakukan Evaluasi

LEAVE A REPLY