Pembangunan Fisik PALI Fokus Pada Skala Prioritas

0
59
Plt Kepala Dinas PU PALI, Sephy Hendika

RADAR PALEMBANG – Imbas dari adanya defisit anggaran di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang berakibat terjadinya tunda bayar sebesar Rp 216 milyar lebih, membuat seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Bumi Serepat Serasan  melakukan pemangkasan anggaran agar bisa menutupi hutang di tahun 2020 yang harus dibayarkan tahun 2021 ini.

Seperti di Dinas Pekerjaan Umum (PU) kabupaten PALI, adanya pemotongan gaji pegawai non PNS atau Tenaga Kerja Sukarela (TKS) tidak dapat dihindarkan disamping peniadaan uang makan PNS.

Dikatakan Plt Kepala Dinas PU PALI, Sephy Hendika bahwa tahun 2021 ini pihaknya harus mengencangkan ikat pinggang agar ditengah defisit anggaran ini pelayanan pada masyarakat tetap optimal.

“Untuk gaji TKS kita berpedoman pada edaran Pemkab PALI yakni dipangkas 50 persen. Kalau ingin honor TKS dibayar penuh, opsinya ya harus ada pengurangan pegawai, tetapi disisi lain kita butuh TKS, jadi terpaksa honor dipangkas 50 persen tanpa adanya pengurangan pegawai. Sementara untuk uang makan PNS tetap ditiadakan, karena itu bukan hak pegawai tapi kebijakan pemerintah PALI sesuai kemampuan. Namun karena adanya defisit, Pemkab tidak mampu untuk berikan uang makan,” urai Sephy Hendika.

Dikatakan juga Plt Kepala Dinas PU PALI bahwa imbas defisit anggaran juga menyasar pada pelaksanaan pembangunan fisik.  “Tahun 2021 ini, pembangunan fisik akan dikerjakan pada skala prioritas saja. Dan saat ini tengah kami susun pekerjaan apa dan dimana lokasinya agar pembangunan infrastruktur di PALI tetap berjalan,” tukasnya.

Untuk pelaksanaan pembangunan fisik, Sephy Hendika menyetakan bahwa pihaknya tidak menunggu tunda bayar dilunasi oleh pemerintah, karena hal itu bukan lagi tanggung jawab dinas PU.

“Berkasnya sudah di BPKAD, artinya yang mengatur pembayaran apabila dana sudah ada adalah pihak BPKAD. Kalau dinas PU begitu DPA turun akan kita kerjakan pembangunan fisik tapi mengacu pada skala prioritas,” tandasnya. (whr)

LEAVE A REPLY