Panca – Ardani Makin Teratas, Jelang Pilkada Waspadai Money Politik

0
360

RADAR PALEMBANG – Berdasarkan Simulasi elektabilitas tertutup, pasangan Panca-Ardani mencapai di angka 60,50%  dukungan, sebaliknya  Ilyas-Endang juga diangka 33,50%, dengan jumlah  responden yang tidak menjawab hanya 6,00% dapat di lihat dengan hasil tersebut pasangan Panca -Ardani yang menang dari hasil penelitian Direktur Eksekutif IPO Institute, Sekretaris Umum Asosiasi Lembaga Survei dan Hitung Cepat Indonesia (ALSHCI) Ahmad Muhaimin MSI.

Secara statistik sudah bisa diambil kesimpulan Panca-Ardani akan melenggang sebagai Bupati-Wakil Bupati terpilih. tentunya menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Ogan Ilir untuk melaksanakan pesta pilkada pada 9 Desember 2020 nanti. “tegasnya.

Berdasarkan hasil survei sebanyak 400 responden, dengan metode stratified random sampling, dan memiliki toleransi kesalahan (Margin of Error MoE) +4,9% pada tingkat kepercayaan (Convident Level) 95%.

Sampel berasal dari 16 Kecamatan di Kabupaten Ogan Ilir yang diambil secara proporsional. Responden terpilih diwawancarai dengan tatap muka oleh Pewawancara berstatus mahasiswa yang telah dilatih.

Angka pengetahuan seputar Pilkada Kab. Ogan Ilir terbilang sudah sangat tinggi. Mayoritas mengetahui perhelatan Pilkada 9 Desember mendatang. Sebanyak 96,25% menyatakan akan ikut berpartisipasi menyalurkan suara ke TPS, 2,00% Tidak berniat datang ke TPS. 1,75% Tidak memberikan tanggapan.

Jika kondisi tersebut bisa bertahan hingga hari H, maka dapat dibilang bahwa Demokrasi di Ogan Ilir akan semakin Positif.

Preferensi popularitas petahana terbilang sudah paling maksimal dengan angka 99,75%, namun yang menyatakan suka dengan petahan hanya 59,50%. Disusul popularitas penantang Panca Wijaya Akbar sebesar 92,00% dan disukai oleh 70,25% responden.

Kemudian Ardani meraih popularitas 62,50% dengan disukai 42,50%, terakhir Endang PU Ishak dengan popularitas 59,75% dan disukai oleh 37,00% responden. Secara keseluruhan pasangan Panca-Ardani sangat diuntungkan karena aspek akseptabilitas Cabup dan Cawabup lebih unggul dibandingan Ilyas dan Endang.

Secara terbuka dan spontan (Top of Mind), Secara terbuka dan spontan, sebanyak 57,50% responden menyebutkan akan memilih pasangan Panca-Ardani, 33,00% menyebutkan akan memilih pasangan Ilyas-Endang. Tersisa 9.50% responden yang belum memberikan jawaban.

Peta elektoral makin jelas pada indikator bahwa hanya 35,00% responden setuju kepemimpinan Ilyas Panji Alam dilanjutkan untuk 2 Periode.

Data ini mengonfirmasi bahwa elektabilitas Ilyas-Endang tidak akan jauh bergeser dari angka 35,00% yang semula meraih keterpilihan pada pertanyaan tertutup sebesar 33,50%. Artinya juga dari margin of error survei ini perolehan dukungan ke petahana tidak akan lebih dari 40% pada saat survei dilakukan.

Tinggal menghitung hari dari survei selesai dilakukan jelang Pilkada 9 Desember 2020, peta elektoral sudah semakin jelas terlihat, siapa yang akan terpilih sudah bisa diprediksi.

Posisi petahana terancam. Secara ilmiah, temuan survei memperlihatkan bahwa PancaArdani yang akan tampil sebagai pemenang pilkada Ogan Ilir 9 Desember 2020 mendatang. Dalam kurun waktu yang sangat singkat, sulit bagi semua kandidat termasuk petahana dan penantang untuk mengubah peta yang ada.

Tentu saja dengan tindakan khusus seperti politik uang bisa mengubah situasi dari apa yang terekam dalam survei. Namun perubahan yang terjadi tidak akan signifikan, apalagi jika masing-masing kandidat sama-sama all out di menit-menit terkahir.”tegasnya (*/mun)

LEAVE A REPLY