OKUT Masuk Program Sekolah Penggerak Kemendikbud

0
145
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) OKU Timur Wakimin

RADAR PALEMBANG – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menunjuk Kabupaten OKU Timur sebagai salah satu daerah dari tiga kabupaten/kota di Sumsel melaksanakan program sekolah penggerak tahun 2021.  Hal ini berdasarkan SK Kemendikbud Republik Indonesia Nomor: 1177/M/2020 tentang Program Sekolah Penggerak. Serta pemberitahuan Program Sekolah Penggerak, Nomor : 13993/C/PD/2020 tertanggal 28 Desember 2020.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) OKU Timur Wakimin melalui Kabid PTK Erwin mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik adanya penunjukan Kemendikbud untuk Kabupaten OKU Timur sebagai daerah program sekolah penggerak.  Bahkan pekan lalu, Bupati OKU Timur juga sudah membuat testimoni bahwa Kabupaten OKU Timur sangat mendukung program sekolah penggerak, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Bumi Sebiduk Sehaluan.

Alhamdulillah dari 34 provinsi dan 110 kabupaten/kota serta 2.500 satuan pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA dan SLB se-Indonesia, Kabupaten OKU Timur juga masuk. Ini wujud nyata  dan komitmen kita untuk mendorong sekolah-sekolah menjadi lebih baik dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” ujar Erwin.

Dirinya menjelaskan, program sekolah penggerak bertujuan untuk mendorong proses transformasi satuan pendidikan agar dapat meningkatkan capaian hasil belajar peserta didik secara holistik. Baik dari aspek kompetensi kognitif maupun non-kognitif (karakter) dalam rangka mewujudkan profil pelajar Pancasila.

Selain itu, penetapan satuan pendidikan sebagai pelaksana program sekolah penggerak dilaksanakan dengan seleksi kepala satuan pendidikan yang memiliki kepemimpinan pembelajaran (instructional leadership).  Serta pembelajaran berpihak kepada peserta didik, dan kemauan untuk belajar yang mewakili keberagaman seluruh Indonesia.

“Saat ini kami sedang melakukan sosialisasi ke sekolah agar bersiap untuk mendaftarkan diri menjadi sekolah penggerak. Karena sekolah penggerak harus melalui tahapan seleksi,” ungkapnya.

Adapun kriteria kepala satuan pendidikan pada sekolah penggerak sambungnya meliputi, pertama memiliki sisa masa tugas sebagai kepala satuan pendidikan sekurang-kurangnya satu kali masa tugas.  Kedua terdaftar dalam data pokok pendidikan (Dapodik) dan ketiga surat pernyataan yang menerangkan bahwa kepala satuan pendidikan yang bersangkutan benar bertugas dengan jangka waktu sisa masa tugas. Sebagai kepala satuan pendidikan dari yayasan/badan perkumpulan bagi satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat. (awa)

 

 

LEAVE A REPLY