Neymar: PSG Kalah Karena Terlalu Lama Memarkirku

0
144

RADAR PALEMBANG – Neymar merasa kesulitan saat Paris Saint-Germain bertemu Borussia Dortmund. Menurutnya, hal itu karena klub memarkirnya terlalu lama sebelum duel dua tim itu.

Pemain asal Brasil tersebut dibekap cedera tulang rusuk saat PSG menang 5-0 atas Montpellier di Ligue 1 pada 1 Februari 2020. Neymar kemudian tidak dimainkan pelatih Thomas Tuchel dalam empat pertandingan berikutnya di liga dan Piala Prancis.

Eks striker Barcelona tersebut baru kembali diturunkan saat Dortmund vs PSG dalam babak 16 Besar Liga Champions. Duel berlangsung di Signal Iduna Park, Jerman, Rabu (19/2/2020).

Dalam laga tersebut, Neymar tampil sebagai starter. Dirinya bahkan mencetak gol ke gawang Dortmund pada menit ke-75, setelah menerima umpan matang dari Kylian Mbappe.

Meski demikian, PSG harus mengakui keunggulan Dortmund. Dua gol Erling Haaland membuat Die Borussen menuntaskan laga dengan kemenangan 2-1 atas Les Parisiens.

Selepas laga berakhir, Neymar melampiaskan kekesalannya atas kekalahan PSG tersebut. Menurut pemain 28 tahun itu, timnya tersungkur karena dirinya terlalu lama diparkir klub sebelum laga menghadapi Dortmund.

“Ini sangat sulit setelah empat laga tidak bermain. Bukan saya yang memilih untuk tidak diturunkan, klub lah yang memutuskan hal tersebut,” kata Neymar dilansir dari Omnisport.

“Klub yang membuat keputusan itu dengan tim medis. Padahal saya mau bermain, saya merasa sehat. Namun klub merasa ketakutan dan saya lah yang paling menderita karenanya,” Neymar mengungkapkan. (aby/krs)

LEAVE A REPLY