Nasdem Raih 16 Kemenangan di Sumbagsel

0
202
Ketua Korwil 3 DPP Nasdem Bidang Bappilu Fauzi Amro, saat menjadi pembicara dalam diskusi tantangan Jurnalis Sumsel 2021 yang digelar Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI).

RADAR PALEMBANG – Ketua Korwil 3 DPP Nasdem Bidang Bappilu yang meliputi provinsi Sumsel, Babel, Lampung dan Jambi Fauzi Amro mengungkapkan dari 270 Pilkada serentak 2020, Nasdem menjadi partai ketiga secara nasional yang meraih kemenangan terbesar, dengan 137 kemenang. Sedangkan untuk di Sumbagsel dari 26 Pilkada meraih 16 kemenangan.

“Kita secara keseluruhan juga berhasil menempatkan 93 kader (murni) menang,”kata Fauzi dalam diskusi yang diselenggarakan AJI Palembang, Kemarin (9/19).

Seraya mengapresiasikan pelaksanaan Pilkada ditengah pandemi dengan mengedepankan protokol kesehatan dan angka partisipasinya hampir 80 persen. Dijelaskan anggota DPR RI Komisi XI ini, pasca pilkada menurutnya yang berpengaruh saat ini adalah Mahkamah Konstitusi (MK), mengingat ada 135 kasus yang didaftarkan.

“Padahal MK itu PHPU perselisihan Pemilu, kadang- kadang ada kepala daerah yang tidak siap menang dan siap kalah, sehingga banyak yang diajukan ke MK. Dimana dari 135 kasus ini berdasarkan sumber MK ada 25 pilkada yang layak dimajukan ke MK, tapi semuanya akan telihat pada 18 Januari nanti dan yang pasti ini proses demokrasi harus kita ikuti,” tuturnya.

Ditambahkan Fauzi, dasar partai Nasdem menang Pilkada 2020 khususnya di Sumsel, karena partainya memiliki tagline  tanpa mahar,  tanpa syarat berbasis survei dan elektabilitas serta popularitas.

“Alhamdullilah Nasdem jadi peringkat 3 pemenang se Indonesia, dengan memiliki prinsif play win dan kita mendukung kader. Itulah Nasdem dapat kepecayaan masyarakat, dan kita berharap pilkada 2020 rasa 2024 ini, pastinya siapa yang menguasai kepala daerah ia akan memenangi pertarungan politik kedepan,” tandasnya.

Selain itu, Nasdem menurutnya dengan dikomandoi Herman Deru yang juga gubernur Sumsel, dirasa mendapat garansi memimpin kembali jika berkaca dengan banyaknya pilkada dimenangkan di Sumsel.

“Soal siapa yang berpengaruh yaitu Bupati karena punya otoritas, kabilitas, dan pasukan. Tapi bagaimana menempatkan bupati atau wako sebagai kader itu strategi politik Nasdem. Soal ada playmaker lain bisa- bisa saja anggapan itu, tapi harus dibuktikan dengan hasilnya, kalau dia narok orangnya kalah percuma, tapi kita menang 6 daerah san bisa menarok 4 kader kita,” tukasnya.

Sedangkan Ketua DPD PDIP Sumsel Giri Ramanda N Kiemas yang hadir lewat zoom menyatakan, adanya playmaker politik dalam kontestasi politik memiliki peran penting dalam kemenangan Pilkada, ia rasa semua pimpinan parpol ingin jadi playmaker semua.

“Artinya dalam penentuan posising politik, memang apapun yang terjadi di Pilkada berpengaruh di Pemilu legislatif tidak bicara di Pilgub saja, sebab dengan jaringan kepala daerah maupun berkoalisi dengan kepala daerah memudahkan partai politik 2024 bergerak. Minimal kepala daerah yang kita usung memberikan dukungan meski kecil kalau dia bukan kader,” ucapnya.(zar)

 

LEAVE A REPLY