Nandriani Minta Masyarakat Tak Terpengaruh Kemunculan Kerajaan Fiktif

0
401

 

RADAR PALEMBANG  – Dalam beberapa bulan terakhir publik dikejutkan dengan kemunculan kerajaan fiktif, sebagian besar kemunculan Kerajaan ini karena faktor ekonomi. Untuk itu masyarakat Sumsel tidak terpengaruh dengan kemunculan fenomena ini.
Ketua Angkatan Muda Keluarga Palembang Darussalam (AMKPD) Kota Palembang, Nandriani Octarina S.Psi CHA meminta masyarakat tidak terpancing dan terpengaruh.

“Kita apresiasi penegak hukum yang cepat, tanggap semoga fenomena ini tidak terjadi di Sumsel dan kewajiban kita bersama untuk mengawalnya,”kata Iik sapaan akrab Nandriani saat dibincangi di Palembang, Kamis (23/1).

Ketua IKA Psikologi Unsri Ini menerangkan, berdasarkan ilmu psikologi, fenomena kerajaan fiktif seperti munculnya Keraton Agung Sejagat biasanya dimunculkan oleh orang yang mengalami delusi keagungan (grandiose delusion).

Keberhasilan para penggagas kerajaan fiktif untuk menggaet pengikut, menurut dia, karena didukung dengan penguasaan psikologi massa sehingga mampu mempengaruhi atau meyakinkan orang lain.

“Cerita-cerita yang disampaikan di tengah kumpulan massa mampu mereka kemas secara menarik sehingga membuat hal-hal yang tidak ada seolah nyata,” ungkapnya.

Iik melanjutkan, kemampuan psikologi ini berpeluang menghipnotis orang lain memutuskan menjadi pengikutnya. “Itulah suatu kekuatan psikologi massa sehingga orang dengan mudah percaya dengan apa yang dikemukakan,” kata dia.

Ia pun berpesan agar masyarakat tidak mudah tertipu dan terpengaruh mengikiti fenomena-fenomena demikian dengan mempelajari lebih dalam dan mengklarifikasi setiap kejadian. “Kita ini jelas negara hukum, dan NKRI. Jangan terpancing dan harus satu komando menjaga negara ini,” pungkasnya. (zar)

LEAVE A REPLY