Musi II Dibuka Untuk Umum

0
1225

 

RADAR PALEMBANG – Pengerjaan Duplikat Musi II tinggal menunggu hasil resmi uji beban dari Bina Teknik Balai Besar Jalan Negara (BBJN) III. Jika sudah keluar, maka sambil menunggu diresmikan jalan jembatan akan dibuka untuk umum.

Kepala Satuan Kerja Jalan dan Jembatan Metropolis Palembang BBJN III, Aidil Fitri mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan membuka jalan untuk umum jika hasil uji beban sudah layak untuk dilalui kendaraan. “Jika satu dua hari ini sudah ada hasilnya dan layak dengan aman dan nyaman untuk dilalui kami akan buka, sambil menunggu peresmian,” kata dia, Jumat (27/3).

Aidil mengakui, belum ada konfirmasi yang jelas dari Pemerintah Pusat siapa pejabat negara yang akan meresmikan. Pihaknya berharap bisa langsung diresmikan Presiden Jokowi. “Kalau peresmian underpass di Bali belum lama ini, yang meresmikan pak menteri (Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, red) namun di Palembang kami belum mendapat konfirmasi,” ujar dia.

Sementara itu, terkait pelaksanaan uji beban ini ditujukan untuk melihat aspek kekuatan jembatan. Dalam proses pengujian pihaknya akan melihat reaksi beban dari titik normal hingga titik beban. Untuk melihat hal tersebut, bertahap 10 truk dengan beban sekitar 280 akan menguji kekuatan kontruksi hingga 70 persen kekuatan kontruksi.

“Kapasitas beban maksimal 100 persen dari berat beban normal, artinya jembatan akan tetap aman kendati tumpukan kendaraan padat. Untuk pengujian beban ini kami hanya melihat reaksi beban pada lengkungan, sehingga benar-benar aman untuk dilalui,” jelas dia.

Dia menyebutkan, dalam tahap uji beban dilakukan dengan skema uji berat menggunakan 10 truk dengan berat satu truk mencapai 28 ton atau berat total 280 ton. Uji pembebanan ini akan dievaluasi dan hasil resminya bisa satu pekan ke depan.

Menurut dia, fokus pengujian pembebanan berdasarkan lengkungan. Jika berada diambang batas yang dizinkan maka kekuatan jembatan sudah layak dilewati kendaraan. Jika setelah uji beban sudah selesai secara teknik dan fungsional maka sudah bisa operasional atau dilalui kendaraan secara permanen.

“Setelah uji beban selesai baik secara teknik dan fungsional maka tinggal proses pengerjaan finishing seperti pengecekan dan lainnya. Sehingga target kami pertengahan April sudah bisa selesai secara keseluruhan,” pungkasnya.(tma)

 

LEAVE A REPLY