Miskin Picu Jadi Kriminal

0
896
foto : Ko Afen

RADAR PALEMBANG, –  Minimnya lapangan pekerjan menjadikan banyak masyarakat yang cenderung miskin berulah mengerjakan perbuatan kriminal.  Hal ini bisa dilihat  penyebab utama tingginya kriminalitas di Palembang. Beberapa minggu lalu masyarakat dikejutkan dengan  perampokan toko di kawasan Lemabang pada siang bolong, sementara di angkutan umum seperti bus kota penodongan, pencopetan terjadi semakin bebas, rasa keamanan Palembang saat ini menjadi keperihatinan yang sangat mendalam hal ii juga dirasakan oleh para pelaku usaha.

Seperti yang diungkapkan oleh  Efendi Bunyamin atau biasa disapa ko Afen. Pengusaha yang dikenal ramah dan memiliki jiwa sosial yang tinggi ini menjelaskan, saat ini kondisi Palembang sangat memeprihatinkan dimana tindak kejahatan semakin tinggi dan semakin berani.

“ Kejahatan perampokan ini sudah sangat meresahakan beberapa hari lalu toko saya di kawasan Sudirman dirampok ini tentu saja merugikan. Jalan protokol sepertinya tidak lagi menjadi katkutan par aperampok ditambah lag dengan perlengkapan seperti senjata api yang mudah didapat” jelas Ko Afen saat diwawancarai Rabu (14/5)

Dijelaskan Ko Afen, semestinya pemerintah dan aparat keamanan pro aktif menjaga stabilitas keamanan mulaid ari fasilitas umu, jalan prtokol, sarana transportasi hingga pusat bisnis dan jasa. “ Palembang kota Internasional masak rawan bagaimana mungkin mau maju kalau masih banyaknya tindak kejahatan” jelasnya

“ Seharusnya pemerintah membuat posko keamana  di sekitar jalan prtokol dan mengaktifkan kembali ronda malam, penambahan pasukan keamanan di sekitar perumahan sepetri hansip hal ini penting untuk bisa menimalisir tindak kejahatan walaupun sumber pokoknya adalah kemiskinan”katanya

Selain itu, hal lain yang menyebabkan kemsikinan adalah peredaran narkoba yang sangat besar di Palembang mempengaruhi gaya dan karakter amsyarakat itu sendiri “ Ada yang menodong karna kebutuhan untuk mabuk dan narkoba ini melihatkan ada pergeseran budaya dari masyarakat kita” paparnya

Sementara itu Nano pengusaha property menjelaskan tingginya tindak kejahatan di Palembang ini didasari oleh masih banyaknya warga yang berada dalam garis kemiskinan hal ini didasari pada kebutuhan keadaan serba kekurangan harta   baik dalam pengertian uang, pengetahuan, kekuatan sosial, politik, hukum, maupun akses terhadap fasilitas pelayanan umum, kesempatan berusaha dan bekerja.

“ Pembangunan yang menempatkan kepentingan modal (investasi) sebagai kebijakan utama akan berimbas besar besar terhadap struktur sosial masyarakta itu sendiri karna yang bermain adalah kepentingan uang mau tidak mau masyarakat kecil akan semakin miskin karna minimnya lapangan kerja”

Dijelaskan Nano, saat ini yang paling pentig adalah mengajak masayrakat untuk terlibat dalam pembangunan seperti pembangunan wiirausaha mulai dari tingkatan RT hingga kecamatan dimana pemerintah menjamin sepenuhnya akses permodalan, pasar managemen.

“Persoalan tindakan kriminalitas ini bukan hanya persoalan baik dan burk tapi ada satu bagian sistem yang membuat orang baik menjadi jahat karna minimnya kesejehteran jadi kitavtidak bisa menyalahkan satu pihak tapi harus mengkaji lebih dalam agar permsalahanya,”jelasnya

“Hal lain yang harus menjadi perhatian adalah pelaku usaha harus bisa menempatkan tenaga lokal sebagai pekerja dengan upah yang layak sesuai dengan standarisasi kebutuhan hidup layak (KHL) dengan hal itu maka kita bisa membangun kehidupan yang selaras dimana tindakan kejahatan ini bisa dicegah dengan memperbanyak kesempatan kerja. “pungkasnya.(fun)

LEAVE A REPLY