Milawarma: Semoga PTBA Beraset Rp 100 T

0
546

 

 

RADAR PALEMBANG – Mantan Direktur Utama PT Bukit Asam (persero) Tbk (PTBA), Milawarma sangat memuji prestasi Ir H Arviyan Arifin, yang saat ini menjabat direktur utama PTBA, karena telah berhasil mengembangkan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Menurut Milawarma, prestasi tersebut dapat dikembangkan lagi di PTBA yang baru menjabat Dirut hasil RUPS beberapa waktu lalu di Jakarta.

“Diharapkan di PTBA juga bisa. Awalnya dulu PTBA mulai dari aset Rp 1 T (triliun) kemudian sekarang bisa menjadi 15 T. Sepuluh tahun ke depan paling tidak bisa di atas Rp 100 T,”ungkap Milawarma, saat mengisi sambutan di acara jalan sehat dalam rangka HUT PTBA ke-35 di Taman Impian Bukit Asam Tanjung Enim, kemarin.

Dikatakan Mila, pengalaman bergelut puluhan tahun di Bank Muamalat, juga dipercayakan kepada Direktur Utama PTBA periode sekarang ini dan diharapkan mampu membangun karakter dan manajemen yang lebih kuat lagi. Apalagi menurut Mila, Dirut PTBA yang baru ini sebelumnya pernah mengembangkan aset PT Bank Muamalat Indonesia dari Rp 12,6 triliun menjadi Rp 55 triliun periode jabatan 2009-2013 dan hanya dalam waktu 4,5 tahun.

Dalam kesempatan itu, Mila berpesan kepada jajaran direksi PTBA harus amanah dalam mengemban tugas dan tanggung jawab. Lanjut Mila lagi, Ia percaya dengan komposisi direksi baru ini mampu mengembangkan perusahaan lebih baik dari pada sebelumnya.

Tentunya, hal ini harus mendapatkan dukungan dari semua pihak, dan masyarakat disekitar perusahaan. “Berikan kepercayaan sepenuhnya kepada direksi yang baru dan berikan dukungan. Saya yakin dengan komposisi jajaran direksi baru ini PTBA akan lebih baik dari sebelumnya,”kata Milawarma.

Sementara itu, susunan direksi PT Bukit Asam periode lima tahun ke depan adalah Arviyan Arifin jabatan direktur utama, sementara untuk direksi terdiri dari Anung Dri Prasetyo, Achmad Sudarto, Ari Prabowo Ariotedjo, Joko Pramono dan Suryo Eko Hadianto. Salah satu direksi, Joko Pramono dikonfirmasi soal jabatan yang dipegangnya nanti belum mengetahui jabatan yang akan dipegangnya. “Belum tahu ya, kayaknya Direktur Produksi. Soal pengganti saya sebagai Sekper saya juga belum tahu siapa yang bakal dipromosikan,” jelas Joko. (yan)

 

LEAVE A REPLY