Mie Ayam Sentosa Laris Manis Hingga Bisnis Waralaba

1
332

RADAR PALEMBANG – Mi ayam merupakan menu yang sudah sangat familiar di lidah masyarakat Indonesia, kuliner ini bahkan dapat dengan mudah ditemui di segala penjuru kota. Salah satu mi ayam yang cukup terkenal di Kota Palembang yakni Mie Ayam Sentosa yang sudah memiliki pelanggan dari berbagai kalangan.

Agung, pemilik Mie Ayam Sentosa mengungkapkan awal mula ia memutuskan untuk menekuni bisnis kuliner ini dimulai dari ilmu mengolah mi sendiri yang diajarkan keluarga yang bekerja di salah satu brand mi ayam yang cukup populer di Jakarta.

“Aku buka usaha mi ayam pertama tahun 2011 hingga punya 5 cabang. Namun karena keegoisan diri merasa mampu mengurus sendiri kelima cabang ini tanpa bantuan orang lain, kewalahan sendiri dan akhirnya tutup,” tuturnya saat dibincangi kemarin.

Namun sepak terjang Agung tidak berhenti begitu saja, ia memutuskan untuk meneruskan usaha mi ayam di Kota Palembang pada tahun 2015.

“Awalnya usaha ini saya buat untuk mertua di Palembang yang tinggal di lorong Sentosa, lambat laun akhirnya aku kelola bersama istri dengan nama Mie Ayam Sentosa,” jelasnya.

Berbeda dari mi ayam lainnya, Mie Ayam Sentosa memiliki tekstur gepeng tidak bulat seperti kebanyakan mi lainnya. Semua bahan baku yang digunakan dibuat sendiri mulai dari mi, pangsit, kecap asin, dan minyak.

“Mi kita tidak sama dengan mi ayam disini, kalau kita untuk ayam tidak disuwir tapi dipotong dadu, selain itu mi ayam disini minyak diberi bumbu mulai dari garam, gula, dan lainnya, kalau kita pakai kecap asin, minyak hanya untuk aroma aja. Kita 100 persen non MSG dan tanpa bahan pengawet,” tegasnya.

Menyajikan mi ayam dengan cita rasa yang gurih, bahkan mi ayam yang dibanderol mulai dari Rp12.000 – Rp20.000 ini tetap terasa lezat  ketika dinikmati tanpa penambahan kecap maupun sambal.

Setelah sukses menjalankan mi ayam pertama, permintaan untuk membuka franchise atau waralaba terus mengalir, hingga akhirnya ia pun memutuskan membuka waralaba Mi Ayam Sentosa hingga memiliki 11 waralaba yang tersebar hingga ke Indralaya.

“Lusa kita akan buka waralaba ke 12 di kawasan Lemabang dan untuk bulan depan akan dibuka dua lagi,” terang dia.

Dalam sehari, Agung memproduksi sebanyak 50 – 70 kilogram mi untuk seluruh waralaba. Ia juga menyebutkan, untuk bahan baku dan pelengkap lainnya semua harus sama kecuali untuk sambal, masing-masing waralaba dapat membuat racikan sambal sesuai selera.

Mie Ayam Sentosa dapat dinikmati bersama bakso, pangsit rebus, dan penambahan ceker sesuai dengan selera. Untuk semua waralaba Mie Ayam Sentosa buka mulai pukul 7.00 – 8.00 WIB, kecuali lokasi Sentosa hingga pukul 14.00 WIB. Mie Ayam Sentosa juga tersedia di layanan GoFood dan GrabFood. (hen)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY