Mesin Setor Tunai Tolak Rupiah

0
567

 

 

RADAR PALEMBANG- Desain Rupiah baru, tahun emisi 2016 yang diluncurkan Desember 2016 lalu, kembali tuai masalah.Jika sebelumnya persoalan muncul dari logo rectoverso (pengaman) yang dianggap sebagai lambang palu arit, kini uang baru tersebut tidak diterima mesin setor tunai (Cash Deposit Machine/CDM).

Meski telah resmi diedarkan sejak Desember tahun lalu, hingga kini masyarakat masih banyak yang mengeluhkan penggunaan rupiah tahun emisi 2016. Salah satu yang terbaru, keluhan mengenai uang baru emisi 2016 ini tidak diterima dalam bertransaksi menggunakan mesin setor tunai dari perbankan.

Basuki (34), nasabah Bank Mandiri ini mengaku kesulitan saat hendak melakukan transaksi setor tunai di mesin ATM setor tunai Bank Mandiri, yang berlokasi di Jalan Kapten Arivai.

Dikatakan, saat hendak transaksi setor setor tunai sebesar Rp 300 ribu dengan menggunakan pecahan Rp 50 ribu tahun emisi 2016, mesin setor tunai menyatakan transaksi yang dilakukan dinyatakan gagal. “Tidak tahu apa masalahnya, tapi setelah saya mencoba menggunakan uang seri lama, transaksinya justru berhasil,” kata dia, Rabu (5/4).

Basuki menyayangkan hal ini dapat terjadi. Apalagi uang emisi tahun 2016 yang dimilikinya berasal dari mesin ATM perbankan serupa. “Jadi aneh, mesin bank tidak menerima setoran. Padahal ‘kan mereka (bank) yang mengedarkan uang baru ini,” katanya.

Kondisi serupa ternyata juga ditemui pada mesin setor tunai perbankan lain. Seperti di mesin setor tunai BNI yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman atau persisnya dalam lingkungan Kantor Wilayah BNI Palembang.

Mesin Belum Di-Setting

Sementara itu, Pemimpin Consumer Banking BNI Wilayah Palembang, Agung Gede Putra mengatakan, beberapa unit ATM memang ada yang belum di update sistemnya. Karena jenis mesin CDM/CRM-nya beda tipe. “Sensor mesin harus diadaptasikan dengan jenis uang baru tersebut. Direncanakan pada Mei mendatang baru kami akan melakukan setting ulang untuk jenis uang baru,” katanya.

Menurut dia, sejumlah bank saat ini masih menghadapi kendala serupa mengenai belum terdeteksinya uang pecahan baru tersebut. Hal tersebut mengingat vendor mesin perbankan rata-rata sama. “Untuk sementara waktu, pelayanan setor tunai baru menerima uang emisi lama saja,” katanya lagi.

Hal yang sama ditanyakan ke Bank Mandiri, Electronic Channel Bank Mandiri Regional II Sumatera 2, Amri Firmansyah mengatakan, saat ini hal itu baru dilakukan ujicoba, karena untuk setor tunai ada resiko. Mei ini direncanakan nasabah sudah bisa setor tunai seluruh uang tahun emisi 2016 di mesin ATM. “Tarik tunai juga masih menyesuaikan, dan mudah-mudahan tidak ada kendala Mei ini sudah bisa transaksi setor tunai pakai uang emisi baru,” tutur dia.

Terpisah, Kepala Bank Indoensia Kantor Perwakilan Sumsel, Rudi Khairudin mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan masih banyak perbankan yang belum menyesuaikan mesin pelayanan dengan uang rupiah tahun emisi 2016 ini. “BI sendiri sebenarnya sudah melakukan imbauan ke sejumlah perbankan mengenai masalah ini,” kata dia.

Rudi pun berharap agar perbankan dapat segera menyesuaikan setting mesin setor tunainya. Dengan demikian pelayanan kepada masyartakat dapat berjalan optimal. Selain itu, hal tersebut juga dapat mendorong efektivitas edukasi ke masyarakat mengenai uang emisi tahun 2016 tersebut. (tma)

LEAVE A REPLY