MAYJEN TNI ISKANDAR M. SAHIL, PANGDAM II/SWJ KE- 36 “Putra Muba Kelahiran Palembang”

0
1775

 

RADAR PALEMBANG – Mayjen TNI Iskandar M. Sahil mulai Jum’at (14/11) akan resmi menjabat Pangdam II/Sriwijaya, menggantikan Mayjen TNI Bambang Budi Waluyo yang akan melaksanakan tugas baru sebagai Staf Khusus Panglima TNI.

Sertijab Pangdam II/Swj akan dilangsungkan di Mabesad – Jakarta, Jum’at (14/11) hari ini, dipimpin langsung Kasad Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Mayjen TNI Iskandar M.Sahil merupakan Pangdam II/Sriwijaya ke-36, Putra Muba  kelahiran Palembang  07 Februari 1959.

Suami dari Ibu Umi   Amborowati ini dikaruniai 3 orang anak, satu laki-laki dan dua perempuan. Putra pertama mereka bernama Bremo Sanditya (28 tahun), putri kedua, Lidya Ambresiani A (24 tahun) dan putri  bungsu bernama Cut Shabirah (14 tahun).

Jenderal bintang dua yang hoby olahraga tenis lapangan dan golf ini selesai lulus Akabri, mengawali karir militernya sebagai Danton -1 KI-A 411 Kostrad Salatiga – Jateng. Selanjutnya selama 6 tahun (dari 1984 s,d 1990) beliau bertugas di Yonif 413. Setelah menyelesaikan pendidikan Suslapa tahun 1991, beliau ditugaskan sebagai Kasi-1/Ops Brigif 6 Kostrad, Kasilitbang Sdirbinintel dan Pamen Pussenif.

Setelah menyelesaikan pendidikan Seskoad tahun 1996 beliau menjabat Ps. Pabandyalid Sinteldam I/BB, selanjutnya sebagai Danyonif 113/BS Rem 011 tahun 1996, Dandim 0102/Pidie Rem 011 tahun 1998, Dan Brigif 55 Kujang Dam III/Slw tahun 2002, Aster Kasdam II/Swj tahun 2004, Danrindam XVII/TKR tahun 2006, Danrem 143/HO Dam VII/WRB tahun 2006, Pamen Mabe sad (Dik Lemhannas) tahun 2010, IT Kostrad (2010),  Kasdam IM tahun 2012, Pa Sahli Tk, III Bidang Komsos Panglima TNI tahun 2012 dan Pangdam II/Swj terhitung mulai tanggal 31 Oktober 2014.

Pendidikan militer yang pernah ditempuh adalah Sus Sarcab Infanteri (1981), Akabri (1982), Suslapa (1991), Seskoad (1996), Sesko TNI (2001) dan Lemhannas (2010). Sedangkan pendidikan militer pengembangan spesialisasi yang pernah ditempuh antara lain : Sussar Para (1981), Susdanki (1985), Sus Programmer (1993), Susjurpa Intelter (1993), Sus Bahasa Inggris (1993), Air Borne (1997), dan Sus Pimjemen Kemhan (2005). Jenderal lulusan Akabri 1982 ini pernah melaksanakan tugas operasi
Timor-Timur sebanyak 3 kali (1982, 1984 dan 1987), operasi Jaring Merah tahun 1997 serta operasi Aceh tahun 2002.

Sementara penugasan luar negeri antara lain Bosnia tahun 1994, Thailand tahun 2001, Hawai dan Belanda tahun 2003, Hongkong tahun 2009 dan Inggris pada tahun 2010. Mayjen TNI Iskandar M.Sahil yang tampil bersahaja ini mendapatkan penghargaan dan tanda jasa berupa Satya Lencana VIII tahun, Satya Lencana XVI tahun, Satya Lencana Dwija Sista, Satya Lencana Seroja, Satya Lencana Santi Dharma, Satya Lencana GOM VII (Aceh), 3 Tanda Jasa dari PBB, Satya Lencana Kesetiaan XXIV Tahun dan Bintang Kartika Eka Paksi Nararya.(rel)

LEAVE A REPLY