Masyarakat Bisa Tangkap Pelaku Narkoba 

0
214
Rakor program pembedayaan masyarakat anti narkotika yang dilaksanakan di hotel Puri Tani

ANTI: Rakor program pembedayaan masyarakat anti narkotika yang dilaksanakan di hotel Puri Tani, kemarin.

RADAR PALEMBANG – Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam turut memberantas maraknya peredaran narkoba di Kabupaten OKU Timur. Bahkan Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) OKU Timur AKBP Gendhi Marzanto mengatakan, masyarakat bisa melakukan penangkapan terhadap pelaku narkoba yang terbukti dan memiliki barang bukti saat dilakukan penangkapan.

Hal ini diungkapkan Gendhi pada Rapat Koordinasi Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba di hotel Puri Tani Martapura kemarin (15/8). Menurut Gendhi, peredaran narkoba tidak hanya terjadi di perkotaan saja melainkan sudah menjangkau ke pelosok desa. Karena target atau pengguna narkoba saat ini tidak hanya orang dewasa saja, melainkan seluruh lapisan masyarakat.

“Oleh karena itu jika ada pelaku narkoba baik pengedar ataupun pemakai yang kedapatan, masyarakat bisa melakukan penangkapan sepanjang ada barang bukti. Tapi ingat setelah ditangkap pelakunya langsung diserahkan kepada kepolisian atau ke BNNK,” ujar Gendhi.

Dikatakan Gendhi, masih tingginya peredaran narkoba khususnya di OKU Timur perlu diantisipasi sejak dini. Untuk itupula BNNK OKU Timur terus melakukan sosialisasi mengenai bahaya dari penyalahgunaan narkoba. “Seperti hari ini kita rapat bersama perwakilan OKP karena melalui OKP inilah diharapkan menjadi perpanjangan tangan BNNK dan pemerintah dalam mensosialisasikan bahaya narkoba ke masyarakat,” ungkapnya.

Saat ini lanjut Gendhi, banyak jenis narkoba baru termasuk di Indonesia yang terus berkembang. Sementara UU kita sangat lambat mengikutinya sehingga banyak yang tidak terjerat. Di OKU Timur sendiri narkotika paling banyak beredar adalah sabu-sabu, ekstasi dan ganja. Sementara ophium dan kokain belum ditemukan di OKU Timur.  (awa)

 

LEAVE A REPLY