Massa Reses Dewan Dibatasi 

0
179
Syaiful Padli saat melakukan reses dengan mendatangi RS Bari. Untuk mengecek kesiapan RS Bari

RADAR PALEMBANG– Sejak kemarin Anggota DPRD Sumsel mulai melakukan reses 1 tahun 2020 ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing. Tak seperti biasanya, reses yang kerap mengumpulkan banyak massa dalam setiap pertemuan, kali ini dibatasi.

Anggota DPRD Sumsel, Mgs Syaiful Padli, mengatakan, langkah pembatasan jumlah peserta yang hadir pada reses pribadinya guna mencegah penyebaran virus corona (COVID 19). Sesuai anjuran pemerintah untuk menghindari kerumunan.  “Reses tetap jalan, karena sudah terjadwal, tetapi jumlah nya dibatasi, kalau biasa 50 orang, mungkin hanya bertemu beberapa perwakilan saja,”kata Syaiful, kemarin.

Dalam resesnya, Anggota DPRD Sumsel juga mensosialisasikan tentang virus Corona, bagaimana agar masyarakat paham dengan virus yang telah merenggut banyak korban ini. Sehingga bisa mencegah agar tidak tertular ataupun menjadi korban.

“Kita sampaikan sosialisasi tentang virus corona ini kepada masyarakat, dengan begitu masyarakat membiasakan diri hidup sehat,”kata Syaiful, Kemarin (24/3).

Salah satu lokasi yang menjadi kunjungan resesnya Rumah sakit Muhamadiyah, yang merupakan rumah sakit second Line diluar rumah sakit Utama Rujukan Pemprov Sumsel.  Politisi PKS ini mengatakan, jika Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang sudah siap menerima kunjungan Pasien yang terkategori  Orang dalam Pengawasan (ODP).

Dia mendorong agar Pemerintah Daerah seharusnya memberikan bantuan dana untuk rumah sakit yang siap membantu penanganan COVID 19 ini serta memberi kan Alat Pelindung Diri ( APD ) untuk Tenaga Medis yang siap berkorban membantu Pasien. “Beberapa RS yang kami datangi secara langsung yaitu RS Muhammadiyah, Baru dan lainnya,”kata dia.

Kedatangan tersebut bukan hanya melihat pelayanan RS jika ada pasien Covid 19 maupun pelayanan kesehatan yang tercover dalam BPJS kesehatan.(zar).

 

 

LEAVE A REPLY