Maksimalkan Pengembangan Rumah Tahfidz

0
288
Ketua Umum LPRT Sumsel HM Mudholal bersama rombongan pengurus audiensi dengan Gubernur Sumsel Herman Deru baru-baru ini.

 

RADAR PALEMBANG – Sejak beberapa tahun terakhir pertumbuhan rumah tahfidz yang ada di Sumatera Selatan terus mengalami peningkatan secara signifikan. Hanya saja, sejauh ini pengembangan dan pendidikannya belum seragam.
Untuk itu, Lembaga Pembinaan Rumah Tahfidz (LPRT) Sumsel bertekad akan terus maksimalkan pengembangan di setiap kawasan permukiman, desa, dan masjid di 17 kabupaten/kota.
” Setiap waktu Rumah Tahfidz yang ada di Sumsel terus bertambah. Kondisi ini perlu didukung, dengan begitu bisa berkembang lebih banyak dan nantinya akan ada di setiap permukiman atau masjid. Hal ini sesuai dengan target yang ditetapkan oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru,” ujar Ketum Lembaga Pembinaan Rumah Tahfidz (LPRT) Sumsel, HM Mudholal ditemui koran ini di ruangannya, kemarin.
Meski secara jumlah, rumah tahfidz terus bertambah namun dalam praktik dan perkembangannya belum secepat seperti yang diharapkan bersama.
Oleh karena itu, ke depan dirinya dan seluruh pengurus akan berupaya untuk mengembangkannya lebih banyak lagi. Salahsatunya dengan mengajak semua masyarakat untuk biasa membaca Alquran setelah salat Maghrib.
“Rumah Tahfidz yang ada sekarang ini, bentuknya tidak seragam. Yakni ada yang berbasis masjid, program sekolah, dibina oleh instansi perusahaan serta ada juga yang didirikan atas nama pribadi sebuah keluarga yang mewakafkan rumahnya untuk kegiatan pendidikan agama Islam. Sekarang ini kita akan berupaya untuk bisa meningkatkan kualitas dari rumah tahfidz itu sendiri,” ulasnya.
Sedangkan upaya peningkatan kualitas dari pengajar dan anak didik, pihaknya akan menyiapkan program pelatihan bagi tenaga pendidik dan pengurus lembaga pendidikan informal itu. Setelah itu akan diberikan sertifikat bagi para penghafal Alquran.
” Untuk mempersiapkan tenaga profesional bagi para pengelola lembaga pendidikan Islam itu, kita juga sejauh ini sudah menyiapkan program penataran. Hal ini khusus mendidik calon instruktur pengelola dan tenaga pengajar pengelola Rumah Tahfidz,” tegas anggota polisi yang bertugas di Polda Sumsel itu.
Sebelumnya Gubernur Sumsel, H Herman Deru juga menargetkan setiap masjid di provinsi setempat yang memiliki Rumah Tahfidz untuk meningkatkan kualitas dari sumber daya manusia (SDM) yang pandai membaca Alquran.
“Saya menginginkan setiap masjid yang ada di 17 kabupaten dan kota dalam provinsi ini memiliki Rumah Tahfidz guna mencetak SDM yang memiliki keimanan dan ketaqwaan yang tinggi kepada Allah SWT sehingga dapat mendukung suksesnya program pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(sep)

LEAVE A REPLY