Mahasiswa Amerika Pentas Teater di UBD

0
127

RADAR PALEMBANG – Mahasiswa asal Amerika Serikat, Rachel Obeto yang tengah menyelesaikan studinya di Indonesia akan tampil pada pementasan teater di Universitas Bina Darma (UBD) Palembang. Pentas teater dengan lakon “Wek-wek” karya Anton Chekov itu akan digelar mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP dan Bahasa semester lima di Aula Prof H Bochari Rachman Kampus Utama Universitas Bina Darma (UBD) Palembang, 11 Desember mendatang.

Saat proses latihan, Rachel mengaku sempat terkendala kabut asap yang menyelimuti Kota Palembang selama tiga bulan terakhir. Dia mengaku sempat dievakuasi ke sejumlah kota di Indonesia yang tidak terdampak kabut asap seperti Jakarta, Malang, Makassar, dan Denpasar. Rachel mengatakan, dirinya pernah pulang-pergi (PP) Makassar-Palembang dalam sehari hanya untuk mengikuti proses latihan teater bersama teman sekelasnya.

“Selama proses ini, kami sudah belajar banyak tentang cara menjiwai karakter dan saling menyambung emosi. Kami berlatih sendiri hampir setiap hari dan kelompok 15 jam per minggu. Kami sempat terkendala asap tapi masih terus latihan. Sekarang saya senang melihat semua kerja keras kami mulai berhasil,” ungkap Rachel, Senin (25/11).

Rachel sebelumnya mengaku sempat pindah dari rumah temannya di Bali ke satu apartemen di Jakarta bersama teman lain selama asap di Palembang. Dengan cara itu, dia bisa lebih mudah dan lebih cepat pulang-pergi ke Palembang untuk mengikuti kegiatan mata kuliah (Perencanaan dan Pementasan Drama/Teater).

Rachel meminta agar teman-teman sekelasnya dapat mengirim catatan revisi naskah drama agar dia bisa mulai menghafal dan berlatih peran selama di luar kota. “Mohon maaf atas kesulitan ini. Saya sangat sensitif asap dan biasanya langsung sakit setelah 1-2 hari. Walaupun saya di luar kota, saya tetap komitmen berlatih dan bersiap-siap untuk pementasan,” ungkapnya.

Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP dan Bahasa Universitas Bina Darma Palembang, Ayu Puspita Indah Sari membenarkan bahwa Rachel Obeto mengikuti mata kuliah tersebut. “Dia (Rachel) mahasiswa reguler yang kuliah di sini (UBD), mempelajari bahasa Indonesia. Kini kemampuan berbahasa Indonesia-nya sudah sangat mahir. Rachel mendapat peran penting dalam pentas teater tersebut,” ungkap Ayu..

Rachel dan teman-temannya akan tampil pada pentas teater dalam rangkaian Pekan Raya Bahasa, Komunikasi, dan Informatika (Prasasti) pada 11-12 Desember 2019. Menurut Ayu, selain ujian praktik mahasiswa, kegiatan itu menjadi bagian konsorsium bidang ilmu Pendidikan Bahasa Indonesia, Ilmu Komunikasi, dan Ilmu Komputer, dan Ekonomi. Bukan hanya teater, pihaknya juga menggelar Lomba Pidato Bahasa Indonesia Internasional untuk mahasiswa Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA).

“Kami mendukung regulasi pemerintah tentang pemakaian bahasa Indonesia sesuai Peraturan Presiden No 63/2019 sebagai turunan UU 24/2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara. Selain Bahasa dan Sastra Indonesia, prodi kami punya program unggulan lain. Di antaranya, seni pertunjukan drama/teater, pers/jurnalistik, kehumasan, dan BIPA. Melalui konsorsium ini banyak yg bisa kami kembangkan,” ungkapnya.

Diketahui, drama Wek-Wek yang dikenal selama ini kental dengan nuansa Jawa kini akan dipentaskan dengan adaptasi teater tradisi bangsawan khas Sumatera Selatan. Kelompok teater ini mengadaptasi tokoh-tokoh punakawan dalam lakon itu yakni Petruk, Bagong, Gareng, dan Semar menjadi tokoh dalam teater bangsawan yang terdiri dari Khadam, Saudagar, Penasihat, dan Ratu. (swa)

LEAVE A REPLY