Lampion, Penerang Hati

0
441

 

RADAR PALEMBANG– Lampion identik dengan perayaan Imlek. Menyalakan lampion pada Hari Raya Imlek dimaksudkan untuk berbuat segala hal yang baik, menyerahkan diri dengan cara memberikan spirit.

Dengan lampion, hidup yang gelap bisa menjadi terang. Namun yang paling penting, lampion untuk penerang hati. “Rata-rata pada lampion ini terdapat tulisan yang bermakna selamat atau keselamatan. Ada juga lampion yang bergambar Can Se Tau (Dewa Uang), Kwan Khong (Dewa Keberuntungan), dan gambar beberapa anak kecil,”ujar Pauzi Thamrin, dewan penasehat PSMTI Sumsel beberapa waktu lalu.

Menurut Pauzi, menilai lampion dapat dilihat dari sisi budaya. Karena memang, memiliki nilai seni yang tinggi. Juga dapat dilihat dari aspek filsafat yang mengandung arti, memasuki tahun baru Imlek, manusia harus memiliki perilaku yang baik dengan memantulkan cahaya hati kepada sesama.

“Lampu itu kan memberikan cahaya kepada orang agar selamat dari kegelapan tanpa mengabaikan dirinya sendiri. Berbeda dengan lilin, ia memberikan pelita kepada orang lain tetapi dirinya sendiri yang hancur,” katanya. (sep)

LEAVE A REPLY