KTP Elektronik Bulan depan Kembali dicetak

0
766

 

RADAR PALEMBANG –Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) memastikan pencetakan KTP Elektronik mulai dilanjutkan kembali pada November mendatang. Pencetakan tersebut dikhususkan bagi warga yang sudah melakukan perekaman, namun belum mendapatkan KTP Elektronik.

“Saat ini perekaman KTP Elektronik masih tetap dilakukan, demikian pula dengan alat pencetakannya sudah dipersiapkan di kabupaten/kota masing-masing. Hanya saja, kepingan KTP Elektronik yang belum ada dan baru akan dikirim ke kabupaten/kota di Sumsel dalam waktu dekat,” terang Kepala Biro Pemerintahan Setda Sumsel, Edward Chandra.

Ditambahkannya, untuk pelaksanaan mencetak di kabupaten/kota sebenarnya sudah bisa dilakukan Oktober ini, karena dana APBN Perubahan 2014 sudah dialokasikan oleh pemerintah pusat. Apalagi, peralatan mencetak kepingan KTP Elektronik sudah ada di kabupaten/kota masing-masing.

“Peralatan tersebut merupakan bantuan dari pusat yang dananya menggunakan APBN. Nanti pada 30 Oktober seluruh kabupaten/kota akan dikumpulkan kembali untuk penjelasan lebih lanjut dari Direktorat Jenderal Catatan Sipil terkait teknis penggunaan APBN-P yang sudah dialokasikan melalui mekanisme tugas perbantuan pada masing-masing kabupaten/kota,” lanjutnya.

Untuk itu, Edward meminta, masyarakat yang belum merekam segera melakukan perekaman KTP Elektronik di kantor camat terdekat. “Sebab, kalau tidak merekam, pada 2015 nanti KTP yang ada tidak berlaku lagi. Untuk membuat KTP semuanya gratis, kalau ada pungutan biaya segera laporkan ke Pemprov Sumsel dan akan kita tindak lanjuti. Kalau ada oknum yang melakukan pungutan akan disanksi denda dan juga bisa pidana,” himbau Edward.

Menurut dia, dalam Undang-Undang Nomor 24 tahun 2013 untuk pembuatan KTP gratis. Dalam undang-undang tersebut juga diminta kepada aparat desa/kelurahan/kecamatan untuk melakukan pelayanan jemput bola, namun masyarakat juga diminta untuk berpartisipasi.

“Hingga Oktober 2014 sebanyak 4 juta lebih warga sudah melakukan perekaman E-KTP dan yang belum mencapai angka 1,5 juta. Kita harap masyarakat segeralah melakukan perekaman,” pungkasnya.(can)

 

LEAVE A REPLY