Kreatif di Tengah Pandemi, Produksi Sofa Daur Ulang Limbah Plastik Mampu Tahan Bobot hingga 100 Kg

0
154
Beragam sofa daur ulang limbah plastik produksi Andi Brothers

RADAR PALEMBANG – Salah satu furniture yang dapat mempercantik dan memperindah ruangan adalah sofa selain berfungsi sebagai tempat duduk tentunya. Banyak masyarakat menyediakan dana khusus untuk mendapatkan interior rumah satu ini sesuai keinginan. Beragam jenis sofa bisa dijumpai di pasaran dengan berbagai tipe mulai dari single seater, double seater, daybed, dan masih banyak yang lainnya.

Berbeda dari kebanyakan sofa yang kerap ditemui menghiasi rumah yang terbuat dari kayu, sofa yang diproduksi oleh home industri Andi Brothers justru memiliki keunikan tersendiri karena terbuat dari limbah botol plastik yang didaur ulang. Walau diolah dari limbah plastik, sofa ini memiliki kekuatan mampu menahan bobot orang dewasa hingga 100 kilogram.

Andi Surya Sapada, pemilik home industri Andi Brothers mengatakan, ia bersama adiknya Andi Muhammad Sakirran mulai memproduksi sofa setelah dilanda kejenuhan selama beraktivitas di rumah saja terdampak dari pandemi Covid-19.

“Bingung, bosan, jenuh tidak tahu mau melakukan apa selama di rumah. Kebetulan kita agen penjualan salah satu minuman alkali Izaura, lihat botol bekas minuman yang hanya dibuang saja, terbersit ide untuk memanfaatkan botol bekas tersebut,” tuturnya saat dibincangi di rumahnya yang berlokasi di Jalan Ratu Sianum Lorong Langgar No 32 Palembang kemarin.

Untuk proses pembuatan satu buah sofa dijelaskan Andi, ia membutuhkan sekitar 73 botol plastik ukuran tinggi 23,5 cm dengan diameter 44 cm yang kemudian dibentuk bulat dan diikat dengan selotip. Untuk bagian tengah juga diberi kayu untuk menopang sofa agar lebih kokoh, setelah itu bagian atas dan bawah botol diberi triplek baru kemudian ditambah busa. Untuk bahan pelapis sofa bisa dipilih sesuai keinginan pembeli apakah terbuat dari kulit, beludru, dan bahan lainnya.

“Jangan khawatir soal kekuatan sofa kita, orang dengan berat 100 kg bisa duduk dengan nyaman di sofa tanpa takut ambruk,” ujarnya sambil tertawa lepas.

Harga sofa yang ditawarkan Andi sesuai dengan pilihan kualitas kulit yang digunakan. Untuk satu set (4 sofa 1 meja) ukuran kecil dibanderol mulai dari harga Rp1,5 juta, sedangkan ukuran besar mulai dari Rp1,8 hingga Rp2,5 juta.

Meskipun terhitung baru tiga bulan menjalankan bisnis sofa sejak Juli lalu, Andi Brothers sudah memiliki pelanggan hingga ke luar Provinsi Sumsel, bahkan pembeli pertama adalah Gubernur Sumsel, H Herman Deru. (hen)

LEAVE A REPLY