Kisruh Sengketa Lahan Berakhir Tragis

0
185

Tiga Luber Dua Karyawan PT AP Tewas

RADAR PALEMBANG  – Kisruh sengketa lahan antara warga desa Pagar Batu kecamatan Pulau pinang dan PT Artha Prigel kembali memanas. Paalnya, kemarin (21/3) sekitar pukul 10.15 Wib sebanyak Lima orang karyawan PT Artha Prigel mengalami luka – luka dimana sebanyak Tiga orang harus dirawat diRumah sakit dan Dua orang meninggal akibat diserang warga desa yang mengklaim atas lahan yang sedang digarap.

Informasi terangkum, bermula saat pekerja PT. Arta Prigel didampingi security perusahaan sedang melaksanakan aktifitas bekerja seperti biasanya didatangi puluhan warga yang berjumlah kurang lebih 60 orang melengkapi diri dengan senjata tajam, tombak dan parang. Kedatangan warga ini bermaksud melarang pekerja untuk beraktifitas di lahan yang diklaim milik warga berdomisili di desa Pagar Batu, kecamatan Pulau Pinang, kabupaten Lahat.

Pengusiran kepada pekerja sempat dilakukan puluhan warga, menghindari hal-hal yang tak diinginkan security menarik pekerja untuk pindah ke lokasi kerja lainnya yang ternyata masih masuk di lokasi lahan klaim warga. Pengusiran kedua kalinya kembali terjadi, warga semakin beringas hingga terjadi pengejaran pada pihak pekerja dan security.

Puncaknya, saat kendaraan yang ditumpangi pekerja dan security sudah terkepung dan tersudut bentrok tak bisa dihindari. Pada insiden tersebut, satu security mengalami luka bocor dikepala diduga akibat lemparan benda tumpul, sementara empat orang dari warga desa mengalami luka tikaman senjata tajam yang berujung dilarikan ke rumah sakit umum Lahat karena mengalami luka serius.

Empat warga yang dilarikan yang diketahui bernama Sumarlin (38) masih menjalani perawatan, Lion Agustin (35) usai menjalani perawatan sudah diperbolehkan pulang, sementara korban Suryadi (40) dan Putra (35) meninggal dunia di rumah sakit karena kehabisan darah akibat luka tusuk yang cukup serius.

Kapolres Lahat AKBP Irwansyah SIK, MH, CLA dihubungi via telpon membenarkan informasi dimaksud. Dijelaskan Kapolres, ada lima korban luka pada insiden kejadian tersebut. “Ada lima korban luka, empat dari pihak warga desa Lesung Batu satu lagi dari pihak pekerja,”kata Irwansyah.

Bupati Lahat Cik Ujang SH, meminta pertolongan kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo, untuk membantu menyelesaikan permasalahan sengketa lahan antara PT Artha Prigel dengan warga Desa Pagar Batu, Kecamatan Pulau Pinang, Lahat Kabupaten Lahat.

“Kepada Bapak Presiden, tolong. Persoalan ini sudah berlangsung lama. Sebelumnya belum ada kejadian yang menimbulkan korban jiwa, hari ini dua warga kita meninggal,” tegas Cik Ujang, saat membesuk Sumarlin (38) korban kubu warga di IGD RSUD Lahat.

Cik Ujang mengatakan, dari pandangannya konflik ini hanya merugikan warga. Selain warga telah kehilangan lahan, warga desa juga yang susah. Dari kejadian ini terlihat warga desa yang di adu oleh perusahaan yang merupakan orang luar. “Untuk warga Desa Pagar Batu Kecamatan Pulau Pinang untuk bersabar. Jangan sampai bertindak sendiri, kita akan berupaya menyelesiakan ini, jangan sampai ada korban lagi. Ini warga saya, bagaimanapun saya akan membela warga saya,”pungkasnya.(man)

 

LEAVE A REPLY