Kenten Street Padukan Kuliner dan Kearifan Budaya Lokal

0
285

 

RADAR PALEMBANG – Hadirnya Kenten Street yang berlokasi di Jalan MP Mangkunegara Palembang memberikan angin segar bagi pecinta kuliner. Mengusung kearifan budaya lokal, Kenten Street hadir dengan konsep foodcourt. Tercatat ada 17 tenant yang menghadirkan makanan dan minuman mulai dari tradisional khas Palembang hingga kekinian.

Dicky Purwadi, salah satu Founder Kenten Street mengatakan tempat ini merupakan wadah bagi kuliner juga pelaku ekonomi kreatif lainnya untuk saling berkolaborasi seperti musik, pentas fim pendek, animasi, dan lainnya. “Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dan juga kawan-kawan bisa mengapresiasikan hasil karya mereka sehingga mempunyai nilai yang lebih,” ujarnya di sela Grand Opening Kenten Street, Sabtu (13/7)

Dengan harga terjangkau mulai dari Rp5.000 hingga Rp70. 000, Kenten Street bisa menjadi pilihan tempat nongkrong sambil menikmati penampilan band lokal yang berganti setiap harinya.
“Nanti sekali-sekali akan ada pentas film pendek, pameran fotografi dengan konsep street, kita juga akan buat event-event kecil dan juga berbagai kompetisi, kesemuanya tetap ada unsur budaya lokalnya,” tutur Dicky.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) provinsi Sumsel, Herlan Asfiudin sangat mendukung hadirnya sentral kuliner ini. Kenten Street sebagai alternatif kuliner baru yang terpusat dimana beberapa macam kuliner bergabung dalam satu tempat. “Kenten Street ini sangat bagus karena lokasinya berdekatan dengan daerah pemukiman. Kenten ini pemukimannya paling padat, jadi orang sekitar sini tidak perlu jauh-jauh untuk kuliner. Penyebaran tempat sentral kuliner seperti ini yang akan terus kita bangun supaya masyarakat gampang menjangkau dan hal ini juga bisa mengurangi kemacetan,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani mengatakan, dengan adanya Kenten Street diharapkan bisa meningkatkan jumlah wisatawan, karena makin banyak variasi destinasi kuliner. “Orang datang ke Palembang salah satu yang dicari adalah kulinernya. Alhamdulillah, beberapa waktu lalu, Palembang mendapatkan predikat sebagai Kota Kreatif Indonesia 2019 subsektor kuliner. Faktor yang mempengaruhi nilai Palembang pada saat paparan untuk mendapatkan predikat kota kreatif adalah Kenten Street, walau baru launching sekarang, kenten street eksisnya sudah lama, jadi kemarin kita bawa sebagai salah satu case,” ungkapnya.

Isnaini mengharapkan ke depannya akan ada pusat kuliner lain yang berkonsep pariwisata seperti kenten street, dimana ada panggung untuk hiburan atau atraksi dan juga depot untuk penjualan souvenir. “Tidak tertutup kemungkinan ke depannya komunitas yang ada di pedestrian Sudirman juga bisa tampil disini,” pungkasnya. (hen)

LEAVE A REPLY