Kelenteng Wie Ceng Keng Gelar Sembahyang Rebutan

0
278
Para Locu sedang melakukan ritual sembahyang

RADAR PALEMBANG – Kelenteng Wie Ceng Beng yang terletak di Kawasan 13 Ulu Palembang menggelar sembahyang Rebutan Minggu (13/9/2020). Perayaan berlangsung hikmat dan sederhana tersebut digelar mulai pagi hingga sore.

Joni Kesuma Ketua Kelenteng Wie Ceng keng

Jono Ho Ketua Kelenteng Wie Ceng Keng mengatakan, kalau ritual sembahyang rebutan kali ini tidak mengundang orang banyak hanya pengurus kelenteng, warga sekitar dan para locu.

“Kita dalam kondisi pandemic Covid 19 jadi selain harus mematuhi protocol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah kota Palembang, kita juga membatasi umat yang hadir. Meski jumlah umat yang datang sedikit tapi ritual sembahyang tetap hidmat,”ucapnya

Menurut Joni Ho, disaat sembahyang diadakan pembacaaan paritta, dan
persembahan barang sesaji untuk roh-roh gentayangan yang tidak berkeluarga atau yang ditelantarkan oleh kelurganya.

“Berdasarkan kepercayaan, pada setiap bulan ketujuh penanggalan Imlek, pintu neraka akan dibuka lebar-lebar, dan para arwah akan diberi kesempatan untuk turun ke dunia menjenguk anak cucunya,”ucapnya.

Joni Ho menambahkan, bagi para arwah yang anak cucunya tidak menyediakan sesajian di rumah, mereka akan mencari makanan di kelenteng, vihara ataupun di rumah abu yang melaksanakan ritual ini. “Bulan ketujuh Imlek biasanya disebut sebagai bulan hantu, selama sebulan penuh (15 hari sebelum tanggal 15 bulan 7 sampai 15 hari
sesudahnya),”jelasnya.

Joni Ho juga menceritakan kalau kelenteng Wie Ceng Keng merupakan salah satu kelenteng yang cukup banyak di kunjungi umat baik itu perayaan HUT dewa sembahyang rebutan hingga saat Imlek. “Kelenteng ini juga dikenal dengan nama kelenteng babi,”jelasnya. (sep)

LEAVE A REPLY