Karhutla Ancam Perkebunan Kopi

0
183

RADAR PALEMBANG – Asap putih kehitam-hitaman menyembul dari pinggang Bukit Arusin, Kelurahan Agung Lawangan Kecamatan Dempo Utara kemarin (12/9). Tertiup angin, asap ini membumbung tinggi ke angkasa. Kamhar, warga Dusun Gunung Agung Ilir yang melihat asap ini dari kejauhan tersentak kaget. “Kebakaran,”ujar Kam.

Sementara Kam masih terkaget-kaget, beberapa warga Dusun Gunung Agung Ilir lainnya sudah heboh. Beberapa dari mereka semburat ke luar dari rumah dan memusatkan perhatiannya ke arah pinggang Bukit Arusin. Dari Dusun Gunung Agung Ilir,Bukit Arusin memang terlihat jelas. Dan salahsatu titik pinggang bukit ini, berdasarkan pengamatan dilapangan, memang nampak tengah diamuk asap. “Asap itu muncul sekitar pukul 13.30 WIB,”ujar Kam, saat ditemui wartawan.

Ada asap tentu ada api. Menurut Kam, beriringan dengan muncul asap, api pun muncul. Lantaran ditiup angin, api membesar lalu  mengecil lagi. Mantan Ketua RW Dusun Gunung Agung Ilir ini menduga, api itu sudah menjalar ke balik bukit. Ia pun khawatir, bila tidak cepat ditanggulangi, area perkebunan kopi dan sayur milik penduduk akan terkena dampaknya. “Kebun kopi dan sayur bisa ikut terbakar,

Hingga pukul 17.00 WIB kemarin, asap di pinggang Bukit Arusin nampak sudah menipis. Toh, kondisi ini tetap mendapatkan perhatian serius dari aparat Polsek Dempo Utara. Korps baju cokelat ini, berusaha memastikan kondisi Bukit Arusin.

Camat Dempo Utara Arjanggi Priatna Hutama SSTP MAP, sementara itu, mengatakan pihaknya sudah menyampaikan perihal kebakaran di Bukit Arusin kepada BPBD Pagaralam. “Yang jadi persoalan, lokasi kebakaran itu cukup jauh,”ujar Arjanggi ketika dihubungi wartawan

Arjanggi menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang. Masyarakat juga dihimbau untuk tidak membakar lahan dan kebun. Ini karena saat ini masih musim kemarau. (edi)

 

 

LEAVE A REPLY