Kamis (5/12) Panitia Mulai Terima Rupang

0
403
Tifany Halim, ketua panitia pelaksana

 

RADAR PALEMBANG – Pelaksanaan Kirab Budaya Garuda Srioeidjaja ke 9 tahun 2019 hari ini Kamis (5/12) panitia mulai terima Kimsin (arca atau rupang) dari peserta Kirab dalam kota. “Mulai pukul 09.00 wib kita menerima rupang,”ujar Tifany Halim, ketua panitia pelaksana, kemarin
Menurut Tifany, setelah menerima rupang Jumat (6/12) mulai pukul 09.00 wib – 11.30 wib digelar Ritual keliling ke Kelenteng Hok Cin Bio di pulau Kemaro, vihara Amitabha Graha, kelenteng Gie Hap Bio Jalan Dr Wahidin, Kelenteng Leng Shan Kiong Kemang Manis, Kelenteng Leng Hui Bio (marga So), Kelenteng Cu Sing Le Bukit Besar dan ke Rumah Kapitan 7 Ulu. “Di Kampung Kapitan digelar acara Bhajan dan ritual Api Homa,”ucapnya
Sabtu (7/12) mulai pukul 08.00 dari Rumah kampong Kapitan keliling untuk melakukan ritual ke kelenteng Soei Goat Kiong (Kwan Im 10 ulu), Kelenteng Wie Cin Kiong Tembok Batu, Kelenteng Wie Cin Kiong, Kelenteng Tek Kim Tong dan Makan siang di Kelenteng Tek Kim Tong (Menu Mie Khas Putian, Xing Hua) selesai langsung menuju TPKS untuk melakukan ritual Pradaksina. “Selesai acara semua rupang dibawa ke Vihara Vajra Bumi Sriwijaya jalan Sayangan,”ujarnya.
Pada hari Minggu (8/12) mulai pukul 07.00-08.00 wib melakukan ritual api homa di Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya. Setelah itu, kirab air ( naik kapal di tangga batu) dan dilanjutkan dengan kirab darat. “Pada Senin (9/12) digelar ritual penutupan di Kelenteng Hok Leng Tong dan Ritual Siraman di Vihara Maitri Bhumi,”katanya
Tifany juga mengatakan, kalau peserta kirab ini selain dari kota Palembang juga ada Jakarta, Kudus, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat dan Palembang serta diikuti 2 negara yakni dari Tiongkok tepatnya peserta dari provinsi Fujian dan Putien dan Banglore India.
“Ada 68 perwakilan peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan negara Tiongkok dan India. Total pesertanya yang ada didata kita sekitar 3.000 orang bakal meramaikan acara Kirab Budaya Garuda Srioeidjaja ke 9 Tahun 2019 ini,”katanya.
Tifany menjelaskan, kalau Kirab Budaya Garuda Srioeidjaja merupakan festival tahunan untuk mengembangkan keaneka ragaman budaya-budaya tradisional yang telah membesarkan nama Kerajaan Sriwijaya, serta wahana yang sangat efektif dalam menarik wisatawan mancanegara untuk destinasi wisata yang ada di Sumatera Selatan khususnya kota Palembang.
“Tak hanya itu, kegiatan ini merupakan kegiatan strategis yang mempunyai banyak fungsi antara lain untuk saling bersilaturahmi, saling mengenal dan untuk menyatukan budaya kesatuan Indonesia dengan berbagai macam budaya, adat, suku dan agama,”ucapnya. (sep)

LEAVE A REPLY