JSC Buka Gembok Venue untuk KONI

0
195

 

RADAR PALEMBANG – Persoalan tunggakan hutang KONI Sumsel dengan PT Jakabaring Sport City (JSC) sebesar Rp 1 Miliar yang berujung digemboknya venue yang digunakan atlet akhirnya telah selesai. Mulai Kamis (10/1) PT JSC telah membuka kembali gembok tersebut sehingga para atlet bisa kembali berlatih.

Direktur Utama PT JSC, Meina Fatriani Paloh mengatakan, pihaknya bersama KONI telah bersepakat menyelesaikan persoalan hutang sebesar Rp 1 miliar. KONI Sumsel akan membayar hutang tersebut pada anggaran 2019 ini.

“Hari ini kita yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel bersama KONI telah bersepakat dan masalah soal hutang ini telah selesai. Para atlet malam ini juga bisa langsung berlatih kembali,” kata Meina di ruang rapat Setda Provinsi Sumsel, Kamis (10/1).

Meina menjelaskan, biaya operasional di JSC seperti biaya listrik, air, kebersihan dan lainnya mencapai Rp 2 miliar perbulannya. “Jadi kami harus memutar otak mencari dana operasional itu,”katanya

Lebih jauh diungkapkan, pihak JSC nantinya juga akan memperketat keamanan di JSC dengan meminta data langsung kepada Koni siapa saja atlet yang akan melakukan latihan.“Ya, kita meminta kepada Koni nanti data-data atlet yang akan latihan itu berapa, kalau jumlah atletnya 50 ya segitu saja yang boleh latihan,” katanya.

Menurutnya, JSC siap membantu para atlet di Sumsel dengan fasilitas di venue-venue yang berstandar Internasional demi kemajuan atlet. “JSC siap membantu atlet dengan menyediakan venue sehingga kenyamanan atlet untuk berlatih itu terjamin,” katanya.

Sementara itu, Wakil ketua I Koni Sumsel Dhennie Zainal mengatakan, terkait penunggakan ke JSC, Koni akan segera menyelesaikan pembayaran melalui anggaran 2019. “Pada 28 Desember kemarin seharusnya selesai karena ada sedikit Miss Komunikasi akhirnya kami tidak dapat membayar hutang kami ke JSC,” katanya.

Selama ini pembinaan atlet Sumsel itu memang berlatih di JSC karena fasilitasnya sudah berstandar internasional. Apalagi, atlet-atlet yang ada di kabupaten/kota di Sumsel juga ingin melakukan latihan di JSC.

Pihaknya pun juga ingin segera menyelesaikan persoalan ini sehingga atlet-atlet di Sumsel bisa nyaman berlatih dalam menghadapi PON di Papua. “Jadi kami ingin pihak JSC bisa memberikan keringanan tarif biaya atau ada harga khusus untuk kami,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumsel, Akhmad Yusuf Wibowo berharap dengan selesainya persoalan tunggakan hutang Koni kepada PT JSC ini, atlet-atlet segera bisa berlatih sehingga bisa meningkatkan prestasi olahraga di Sumsel.

“Kita akan menghadapi beberapa agenda di 2019 dan juga PON di Papua. Jadi atlet-atlet harus segera berlatih dengan fasilitas tingkat internasional di JSC ini bisa mengangkat prestasi olahraga di Sumsel,” katanya.(tma)

 

LEAVE A REPLY