Jokowi: Tepis Isu dan Ajak Bekerja

0
414

 

RADAR PALEMBANG – Setelah blusukan di sejumlah tempat pasar tradisional, kemudian Capres nomor urut 2, Joko Widodo atau Jokowi langsung menuju Taman Nusa Indah tepatnya di bawah Jembatan Ampera untuk berkampanye. Kedatangan Jokowi dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri disambut ribuan massa serta mendapat kawalan ekstra ketat dari aparat kepolisian, pada kampanye akbar Jokowi-JK di bawah jembatan Ampera, kemarin, (25/6).

Sejumlah tokoh masyarakat dan kepala daerah seperti, Herman Deru,  Syahrial Oesman, Sarimuda, Beni Hernedi, Eddy Santana Putra (ESP)  yang juga Ketua Tim Kampanye Jokowi-JK Sumsel turut hadir di lokasi kampanye.  Selanjutnya, sejumlah tokoh nasional seperti Dai Bachtiar, Puan Maharani, dan artis nasional Mpok Atik.

Dalam orasi politiknya, Jokowi mengatakan,pilpres tahun ini terus dipersoalkan isu yang menyudutkannya. Isu tersebut dilontarkan oleh okum tidak bertangung jawab yang terus dipublikasi melalui media masa diantaranya isu soal PNS dan guru katanya kalau Jokowi-JK jadi presiden. tunjangan sertrifikasi dan gaji ke 13 akan dihapus, ini tidak mungkin, bahkan kalau ekonomi Indonesia diatas 7 persen justru akan ditambah.

Isu saya anak orang Signgapura, dan anak pki, bapak saya adalah asli Karanganyar kota solo, dan ibu berasal dari desa terpencil di Boyolali, dan kakek saya juga dari desa terpencil.”Masa ada yang menyampaikan saya keterunan Singapura, bagaimana, wajahnya jelas gini kok,”katanya.
Menurut Jokowi, Ibu Mega milihnya sebagai capres sudah pasti mengunakan ang matang, karna kita tahu ib Mega sudah banayak pengalaman pernah jadi presiden, wakil presiden. Jadi tidak mungkin mengagambil keputusan tanpa pertimbangan yang matang.

“Dari  sini harus kerja, untuk memberitahu, tetap dipengaruhi untuk milih Jokowi-. Tugas sebelum 9 juli yakni, menepis isu dan mensosialisasikan nomor urut dua kepada masyarakat Sumsel,”kata Gubernur DKI Jakarat ini.

Jokowi berjanji bila pada pilpres yang tinggal menyisakan tingga3 minggu lagi, nila nomor urut 2 menang telak di Sumsel, maka ia akan secara langsung akan terbang secara langsung ke Sumsel untuk menyalami masyarakat Sumsel,”kalau kita menang telak disini saya akan langsung ke Sumsel kembali,”janji Jokowi.

Usai orasi, Jokowi bersama Megawati dan Puan Maharani melakukan simulasi pencoblosan.”nanti dikotak suara, baju saya itu yang kotak-kotak, dan jangan sampai keliru, langsung itu saja yang dicoblos,”himbaunya.

Sementara itu, Megawati mengungkapkan, yang nomor satu dua duanya putih, dan nomor dua hanya pak Jokowi yang akai baju kotak kotak.”Jadi jangan lupa coblos nomor 2, bajunya kotak-kotak,”katanya. Ketua Harian Tim Pemenangan Jokowi-JK Pusat, Puan Maharani, mengajak masyarakat memilih nomor urut 2. Utk apa pilih wong ss kalau tidak ada perhatian, mening pilih wong jawa tapi memperhatikan sumsel.”Jangan lupa pilih no 2, Jokowi-JK,”kata Puan. (zar)

LEAVE A REPLY