Januari Didominasi Impor Migas

0
118

RADAR PALEMBANG – BPS Sumsel mencatat nilai impor di Januari 2021 sebesar USD 103,17 juta. Dimana, untuk sektor migas merupakan paling dominan. “Nilai impor Sumatera Selatan Januari 2021 sebesar USD 103,17 juta atau naik sebesar 13,69 persen jika dibandingkan bulan Desember 2020,”kata Kepala BPS Sumsel, Endang Triwahyuningsih.

Begitu juga, sambung dia, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020 (Januari 2020,read) nilai impor Sumatera Selatan periode Januari 2021 naik sebesar 88,36 persen dari USD 54,77 juta menjadi USD 103,17 juta.

Terinci, impor migas mendominasi nilai perdagangan selama Januari lalu. “Impor Provinsi Sumatera Selatan bulan Januari 2021 sebesar USD 103,17 juta terdiri dari impor migas sebesar USD 953,22 ribu dan nonmigas sebesar USD 102,22 juta,”jelas dia.

Naiknya nilai impor bulan Januari 2021 sebesar 13,69 persen dibanding Desember 2020 dikarenakan naiknya nilai impor nomigas sebesar 15,37 persen sedangkan nilai impor migas turun sebesar 55,70 persen.

Nilai impor Sumatera Selatan periode Januari-Januari 2021 sebesar USD 103,17 juta naik sebesar 88,36 persen dibanding periode yang sama tahun 2020, peningkatan terjadi pada impor nonmigas sebesar USD 51,01  juta atau 99,64 persen sedangkan impor migas mengalami penurunan sebesar USD 2,62 juta atau 73,32 persen.

Dari sisi volume, menurut dia, impor Sumatera Selatan Januari 2021 menurun 27,09 persen dibanding Desember 2020 yang disebabkan penurunan volume impor nonmigas sebesar 21,66 ribu ton (24,06 persen) dan migas turun sebesar 4,66 ribu ton (75,43 persen).

Ia menambahkan, dibandingkan dengan Januari 2020, volume total impor juga menurun sebesar 30,24 ribu ton (28,41 persen), dengan nonmigas turun 23,83 persen dan migas turun 81,91 persen.

Secara kumulatif, lanjut dia, volume ekspor menurun 28,41 persen dibanding periode Januari–Januari 2020 yang disumbang oleh penurunan volume ekspor nonmigas sebesar 23,83 persen, sedangkan migas turun 81,91 persen.

Impor Nonmigas Menurut Komoditas, selama bulan Januari 2021, nilai impor nonmigas Sumatera Selatan mencapai USD 102,22 juta naik sebesar USD 13,62 juta (15,37 persen) dibandingkan dengan impor nonmigas Desember 2020.

“Kelompok barang impor utama yang mengalami peningkatan impor yaitu mesin/peralatan listrik naik sebesar USD 58,43 juta, bubur kayu/pulp naik sebesar USD 1,82 juta, logam dasar lainnya naik sebesar USD 830,39 ribu, bahan kimia anorganik naik sebesar USD 622,25 ribu dan besi dan baja naik sebesar USD 488,36 ribu,”kata dia.

Secara keseluruhan sepuluh  golongan utama impor nonmigas Sumatera Selatan pada Januari 2021 mengalami peningkatan sebesar USD 23,91 juta (32,13 persen) dibandingkan dengan bulan Desember 2020.

Dilihat dari peranan terhadap total impor nonmigas selama periode Januari 2021, mesin-mesin/ pesawat mekanik memberikan peranan terbesar yaitu 77,98 persen diikuti pupuk sebesar 5,06 persen, serta lokomotif dan  peralatan kereta api sebesar 3,70 persen. Peranan impor sepuluh golongan barang utama mencapai 96,19 persen dari total impor nonmigas.

Impor Menurut Negara Asal, total nilai impor periode Januari 2021 sebesar USD 103,17 juta, naik sebesar USD 48,39 juta (88,35  persen) dibanding periode yang sama bulan Januari 2020.

“Tiga Negara asal impor utama yaitu Tiongkok dengan nilai impor sebesar USD 84,98 juta, diikuti Rusia dengan nilai impor USD 2,80 juta dan Kanada dengan nilai impor mencapai USD 2,56 juta,”kata dia.

Secara keseluruhan pada periode Januari 2021, kedua belas negara utama asal barang impor  memberikan peran sebesar 95,95 persen dari total impor sedangkan sisanya sebesar 4,05 persen dari negara lainnya.

Menurut pengelompokan wilayah, impor Sumatera Selatan sebesar USD 3,80 juta (3,68 persen) berasal dari negara ASEAN, US$ 1,93 juta (1,87 persen) berasal dari negara-negara Uni Eropa dan US$ 93,98 juta (91,09 persen) berasal dari tujuh negara utama lainnya. (dav)

 

LEAVE A REPLY