Jambi Belajar Masalah Air di Palembang

0
633

 

RADAR PALEMBANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Musi menjalin kerjasama di bidang pendampingan penanggulangan air bersih dengan PDAM Tirta Mayang Kota Jambi. Kinerja PDAM Tirta Musi dinilai cukup baik oleh Pemkot Jambi sehingga selama dua tahun ke depan PDAM Tirta Mayang akan belajar untuk meningkatkan kinerjanya.

Termasuk semakin kecilnya tunggakan dari pelanggan yang jumlahnya kini telah mencapai 240 ribu sambungan. “ Tunggakan hanya sekitar 0,3 persen dari total pelanggan secara keseluruhan atau sekitar 700 pelanggan saja per tiga bulan. Angka ini terus turun meski tetap ada saja yang menunggak, dan ke depan akan terus kami tekan jumlahnya,” kata Direktur PDAM Tirta Musi Palembang, Cik Mit, usai kegiatan penandatanganan MoU Pemkot Palembang dan Pemkot Jambi di Ruang Parameswara, Senin (29/9).

Disebutkanya, pelanggan yang menunggak ini lokasinya menyebar dan tidak berkumpul di suatu wilayah saja. Begitu juga dengan tingkat kebocoran air, dimana rata-rata per tahun sekitar 24 persen kejadian. “Kasus kehilangan air ini hampir merata terjadi di setiap kecamatan, tetapi kami terus mencoba untuk menekannya,” jelasnya.

Terkait sambungan liar yang dilakukan oleh masyarakat, Cik Mit mengatakan akan melakukan pantauan lebih dulu. Dikatakannya, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan terkait penyambungan liar ke PDAM Tirta Musi yang dilakukan masyarakat.

Wakil Walikota Palembang, H Harnojoyo mengatakan, di tahun ini, PDAM Tirta Musi berhasil menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) yang cukup besar kepada pemerintah kota, yakni sekitar Rp 35 Miliar. “Jauh lebih besar dibanding tahun 2013 lalu yang hanya berjumlah Rp 20 Miliar saja. PAD sendiri berasal dari 55 persen laba perusahaan dalam satu tahun,” kata dia.

Menurutnya, kinerja PDAM Tirta Musi memang meningkat jauh lebih baik ketimbang tahun lalu. “Termasuk pula penambahan jumlah pelanggan, sekitar 16 ribu pelanggan baru hingga September ini. Jelas ini juga mendukung peningkatan laba PDAM,” terangnya.

Pendampingan yang akan dilakukan PDAM Tirta Musi pada PDAM Tirta Mayang ditambahkannya akan mencakup semua aspek dari kinerja, termasuk pelayanan dan penekanan kebocoran. “Sifatnya tidak timbal balik, artinya solidaritas kita saja untuk membantu PDAM Tirta Mayang menjadi lebih baik, khususnya secara teknik untuk penyediaan air minum serta pelayanan ke pelanggan,” jelasnya.

Sementara itu, Walikota Jambi Syarif Pasha yang hadir secara khusus menyatakan kinerja PDAM Tirta Musi sudah teruji dan tidak salah jika pihaknya meminta pendampingan ke Palembang. “Karena kami berkomitmen untuk menyediakan air minum yang bersih dan sehat bagi masyarakat. Sangat benar jika akhirnya kami memilih PDAM Tirta Musi untuk mengajari kami meningkatkan layanan,” pungkasnya.(tma)

LEAVE A REPLY