Jam Perdagangan di BEI Berubah

0
184

RADAR PALEMBANG – Otoritas Jasa Keuangan dalam mendukung langkah-langkah Pemerintah untuk mencegah penyebaran Coronavirus (Covid-19) serta harmonisasi kebijakan sektor jasa keuangan. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Bank Indonesia dalam bentuk  mempersingkat jam operasional Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS).

“OJK telah meminta kepada PT Bursa Efek Indonesia, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia untuk melakukan langkah-langkah sebagai berikut Kepada PT Bursa Efek Indonesia untuk mempersingkat jam perdagangan di Bursa Efek dan di Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif (SPPA),”kata Deputi Komisioner Humas dan Logistik, Anto Prabowo.

Mempersingkat waktu pelaporan di Penerima Laporan Transaksi Efek (PLTE), sebagai berikut waktu perdagangan di Bursa Efek dari hari Senin hingga Jumat, menjadi sesi I dari jam 09.00 hingga 11.30, dan sesi II dari jam 13.30 hingga 15.00.

Lalu, sambung dia, waktu perdagangan SPPA menjadi jam 09.00 sampai dengan jam 15.00. Waktu operasional PLTE menjadi jam 09.30 sampai dengan jam 15.30. Kepada PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (PT KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (PT KSEI) untuk melakukan penyesuaian waktu proses penyelesaian dan kegiatan operasional lain dalam hal dibutuhkan penyingkatan jam perdagangan Bursa Efek.

Dan, jam perdagangan di SPPA dan waktu operasional PLTE serta penyesuaian waktu proses penyelesaian oleh PT KPEI dan PT KSEI tersebut berlaku sejak 30 Maret 2020 atau sejak penyesuaian jadwal kegiatan operasional dan layanan publik Bank Indonesia sampai dengan berakhirnya batas waktu yang ditetapkan kemudian oleh Otoritas Jasa Keuangan. (dav)

 

 

 

 

LEAVE A REPLY