Isu Corona, Penjualan Pempek Tetap Meningkat 

0
151

RADAR PALEMBANG– Melejitnya isu corona yang berimbas ke ekonomi baru-baru ini tidak berpengaruh pada   penjualan empek-empek di Palembang. Apalagi empek-empek merupakan makanan paling dicari setiap warga dan pengunjung.   Termasuk para penjual pempek di 26 ILir yang rata-rata tidak sama sekali merasakan akibat isu tersebut mengahalagi masa penjualan.

Reyhan owner pempek reyhan di 26 ilir palembang mengatakan sejak masuk 2020 penjualan pempek miningkat terutama menjelang imlek lalu.  ” Tidak berpengaruh bahkan meningkat,  mungkin karena penjualan pempek tidak sampai cina ” ujarnya pada radar palembang. Senin, (10/02/2020).

Menurut Ridwan walaupun penjualan meningkat, namun harga bahan baku juga ikut naik seperti bawang putih dan jamur.  Begitu juga via pegawai pempek 26 Ilir mengatakan peningkatan penjualan pempek dikarenakan adanya imlek kemaren dan tidak berpengaruh pada isu yang terjadi.

“Kalau di Palembang pempekan sudah jadi makanan khas jadi sepertinya nggak nurun hanya karena isu corona ” kata via.

Lanjut Via,  Sama dengan di Palembang. cabang pempek 26 Ilir di Jakarta meningkat stabil. Tidak mengahalagi pengiriman menuju Malaysia,  Medan dan daerah Jawa.  Hal yang sama juga disampaikan oleh Dewi penjual pempek Ani, imlek adalah pemicu meningkatnya penjualan pempek.   ” Omset meningkat sejak natal dan disusul perayaan imlek ” kata Dewi.

Hal ini menurutnya cukup menarik peminat dikarenakan bukan hanya pempek yang dia jual melainkan pemesanan ke luar kota juga meningkat. Linda penjual pempek Aan juga menyampaikan hal yang sama, dengan adanya isu berkembang sekarang tidak mempengaruhi penjualan dan pengiriman ke luar kota.

“Selagi kita mampu menjaga kualitas barang dan tetap menjaga tradisi khas kita orang Palembang, pempek tetap makanan idola,”kata Linda (mg1)

 

 

LEAVE A REPLY